Gerak Cepat, Kemensos Aktivasi Tagana dan Kiriman Bantuan untuk Penyintas Gempa di Bali

DENPASAR – Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya melakukan penanganan bagi para korban bencana gempa bumi di perbatasan Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos bergerak cepat. Sejak tadi pagi, melalui Balai Mahatmiya Bali telah dikirimkan bantuan logistik untuk penyintas bencana berupa permakanan, 120 pak makan siap saji dan 78 bungkus makanan anak.

Selain itu, Kemensos melalui Direktorat PSKBA juga juga menempuh sejumlah langkah dukungan pasca bencana. Di antaranya, pengiriman petugas pendampingan darurat, melakukan asesmen di lokasi bencana bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem.

Tagana dan pilar-pilar sosial juga membantu mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman dan mengkoordinasi seluruh perwakilan Tagana se-Bali untuk dikerahkan ke lokasi. Saat ini dalam perjalanan.

Tagana juga meningkatkan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali untuk mendirikan dapur umum lapangan di Bongan dan pengerahan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem.

Mengutip data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, telah terjadi gempa bumi berkekuatan 4,8 SR pada Sabtu (16/10/2021) pagi, sekitar pukul 03.18 WITA. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km atau 8 km barat laut di Kabupaten Karangasem, Bali.