Pemda Purwakarta Update NJOP Genjot Pendapatan

Pemda Purwakarta Update NJOP Genjot Pendapatan
OPTIMIS: Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika di acara Launching e-PBB Siceupol, di Aula Yudhistira Purwakarta. Kamis (28/3). MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

PURWAKARTA-Guna meningkatkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika akan meng-update Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di tujuh Kecamatan di Purwakarta. Menurutnya, NJOP di Kabupaten Purwakarta sudah puluhan tahun tidak ada revisi atau update terlebih Purwakarta bisa dikatakan sebagai daerah Industri.

“Kita akan uji di tujuh kecamatan, terutama yang masuk zona industri, akan kita update NJOP nya. Auditnya ada pihak ketiga yang mengerjakannya dan nilainya harus real,” ujar Anne di sela Launching e-PBB Siceupol, di Aula Yudhistira Purwakarta. Kamis (28/3).

NJOP menurut Anne, perlu adanya update nilai karena harga lahan di Purwakarta, sudah berkali-kali lipat mengalami kenaikan harga, sehingga ke depan ada penyesuaian dan bisa meningkatkan pendapatan.

Baca Juga:Ibu Pengubur Bayi belum TersangkaAparatur Desa Digaji Per Bulan

“Harga sudah mahal, tapi NJOP belum ada perubahan sudah puluhan tahun. Ya kita update harganya sehingga akan menambah pendapatan setelah adanya update NJOP,” kata Anne.
Ke tujuh kecamatan yang akan dilakukan uji penyesuaian NJOP adalah, Bungursari, Babakancikao, Campaka, Cibatu, Jatiluhur, Sukatani dan Kecamatan Kota Purwakarta.

“Potensi NJOP yang signifikan, saya kira Kecamatan Kota, karena memang harga di wilayah Kota memang sudah naik,” ungkap Anne.

Apalagi menurut Anne, selama ini pendapatan dari PBB selalu realisisi targetnya, bahkan setiap tahun target pendapatan daerah naik 20 persen selalu terpenuhi. Walaupun begitu dari 10 item, ada dua item yang belum bisa dimaksimalkan. Sektor Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak MBLB (Galian C).

“Secara teknis ada kendala di dua sektor pajak tersebut, yakni mengenai peraturan perundang-undangannya, sehingga belum tergali secara maksimal,” ucap Anne.

Akan tetapi secara keseluruhan, Anne menargetkan, di 2019 pendapatan sektor pajak daerah mencapai Rp 256 miliar, atau naik 20 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 225 miliar. Anne optimis target pajak daerah 2019 akan tercapai, hal itu banyak program yang digulirkan jajarannya dalam menggenjot pendapatan di sektor pajak.

“Kita akan minimalisir lost pajak. Saya optimis Bapenda bisa merealisasikan target tersebut, apalagi diwajibkannya penggunaan Tapping Box di beberapa rumah makan dan hotel,” katanya.

0 Komentar