Pemkab Kabupaten Bandung Barat Tagih Terus Penunggak Pajak

TAGIH PAJAK: Petugas BPKD Kabupaten Bandung Barat mendatangai salah satu rumah mewah milik wajib pajak, untuk menagih tunggakan pajak PBB.

NGAMPRAH-Wajib Pajak (WP) yang masih memiliki tunggakan terutama Pajak Bumi Bangunan (PBB), akan terus ditagih oleh Pemkab Bandung Barat. Hal itu menyusul tingginya piutang dan denda yang dimiliki Pemkab dari PBB warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak tahun 2013 sebesar Rp 300 miliar.

“Mulai tahun ini, WP yang nunggak dari tahun-tahun sebelumnya akan kami kejar terus. Karena kalau tidak ditagih, piutang pajaknya akan terus meningkat, terutama soal PBB,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin kepada Pasundan Ekspres, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut potensi Pendapat Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB sangat besar. Tahun lalu, tercatat raihan dari PBB tercapai diangka Rp 96 miliar dari target Rp 167 miliar. “Tugas di keuangan (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah) yang harus menyosialisasikan serta harus mampu merangsang agar masyarakat mau membayar pajak, seperti mengkaji penghapusan denda pajak,” katanya.

BACA JUGA:  BKAD Tagih Pajak Penguna Lahan Pemda

Selain itu, potensi PAD yang harus dikejar di tahun ini soal pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Hal itu seiring dengan potensi meningkatnya investasi sejumlah proyek di KBB. “Kita lihat ada proyek kereta cepat. Tentu akan menambah potensi transaksi jual beli tanah dan bangunan, BPHTB ini yang kami kejar sebagai PAD tambahan di tahun ini,” paparnya.