Sebut Jabar Salah Data, Zona Kuning Wisata di KBB Tetap Buka

Sebut Jabar Salah Data, Zona Kuning Wisata di KBB Tetap Buka
0 Komentar

KBB-Hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini berada di zona kuning penyebaran virus korona.

Sebelumnya KBB sudah masuk dalam zona biru. Berubahnya status tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB Hernawan Widjajanto menyatakan, ada kekeliruan pada pendataan pasien positif Covid-19 di KBB, yang sebetulnya tidak masuk basis data Covid-19 Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 KBB.

“Jadi ada kekeliruan pendataan pasien positif Covid-19 dari Gugus Tugas Jabar. Ada sekitar 11 pasien positif yang disebutkan dari KBB, padahal sudah lama tidak tinggal di KBB. Jadi, itu penyebab KBB masuk zona kuning lagi,” ungkapnya. kemarin.

Baca Juga:Wabup Subang: Upayakan Efisiensi Anggaran Covid-19Soal penjualan Lahan Pemkab, Dadi: Lahan Itu Belum Masuk Ploting

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Jabar dan melakukan perbaikan pendataan. Ke-11 pasien positif Covid-19 tersebut akhirnya masuk ke data pasien positif di daerah tinggal saat ini. “Mungkin karena yang bersangkutan tidak memperbaiki administrasi kependudukannya, tapi kita sudah koordinasi dengan Gugus Tugas Jabar agar diperbaiki,” terangnya.

Hanya ada sisa 16 pasien positif aktif

Pihaknya mengatakan selalu melakukan update data kasus Covid-19 di KBB setiap harinya. Saat ini, ada total 73 kasus positif Covid-19 di KBB. Rinciannya 16 orang positif aktif, 55 orang dinyatakan sembuh, dan tiga orang meninggal dunia. “Jadi sampai saat ini di KBB hanya ada sisa 16 pasien positif aktif yang sedang dalam perawatan. Intinya semua karena faktor alamat tinggal dulu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, dengan adanya kekeliruan tersebut. Pihaknya berharap agar Gugus Tugas Covid-19 Jabar segera melakukan perbaikan status. Saat ini, Umbara mengklaim saat ini KBB masih ada di zona biru, bukan zona kuning. Meskipun masih ada yang positif dua orang, tapi itu juga kasus impor.

Pihaknya menargetkan bisa segera masuk ke zona hijau agar aktivitas masyarakat bisa dilakukan 100 persen namun memerhatikan protokol kesehatan. “Dua minggu lagi kan ada evaluasi dari Jabar. Kalau bertambah kasus sembuhnya mungkin bisa lebih dekat ke zona hijau. Jadi wisata untuk pengunjung luar Jabar pun sekarang aman,” paparnya.

0 Komentar