Ditangani Polisi, RS Lira Medika Berharap Polemik Temuan Limbah Medis di TPS Segera Tuntas

KARAWANG-Polemik temuan sampah domestik bercampur dengan limbah medis, yang diduga berasal dari RS Lira Medika di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, beberapa waktu lalu masih terus bergulir.

Permasalahan tersebut saat ini masih sedang dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polres Karawang.

Humas RS Lira Medika, Aditya, mengatakan, pihaknya tidak ingin menambah gaduh pemberitaan yang saat ini sedang berkembang di sejumlah media massa, baik cetak maupun online.

Opsi terbaik yang saat ini dilakukan oleh manajemen adalah menyerahkan sepenuhnya permasalahan terkait temuan sampah domestik yang bercampur limbah medis dengan adanya beberapa kertas atau plastik yang bertuliskan nama rumah sakit kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Usir Wartawan, Oknum Pegawai RS Lira Terancam Dipolisikan

“Kaitan permasalahan ini, kami serahkan sepenuhnya kepada petugas kepolisian dan menunggu hasil penyelidikannya,” ujar Aditya, kemarin.

Kalaupun ingin memberikan keterangan, pihaknya hanya akan menginformasikan fakta pengangkutan dan pengelolaan sampah yang berjalan selama ini di RS Lira Medika tanpa bermaksud untuk menuding atau menduga-duga siapa pelaku dibalik kejadian tersebut.

“Sampah yang ada di RS Lira Medika ada dua jenis, yaitu sampah medis dan sampah non medis (domestik). Untuk semua jenis sampah tersebut, RS Lira Medika mensubkonkannya kepada pihak ketiga yang memiliki kompetensi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

“Sesuai standar, RS Lira Medika memiliki TPS di dalam lingkungannya sendiri yang memisahkan sampah domestik, sampah medis, dan limbah B3.

Bingung Ada Temuan Sampah yang Bercampur dengan Limbah Medis

Tidak sekedar memisahkan, sarana prasarana bahkan teknis keadaan TPS semuanya dipenuhi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari TPS tersebutlah vendor pihak ketiga melalukan pengangkutan dan pengolahan sampah,” timpal Aditya lagi.

Pihaknya pun mengaku heran mengapa ada temuan sampah domestik yang bercampur dengan limbah medis di TPS di Kelurahan Palumbonsari.

“Kami tidak tahu dan tidak berwenang untuk menduga-duga,” tandasnya.
Hanya saja, pihaknya menegaskan temuan atas kertas atau plastik yang menuliskan identitas rumah sakit tentu itu tergolong sampah domestik.

Selebihnya, temuan yang diduga merupakan limbah medis tidak akan dikomentari lebih jauh untuk menghormati proses penyelidikan yang sedang berlangsung. (aep/hba)