Alhamdulillah, 404.000 Orang Warga Subang Sudah Divaksin

Alhamdulillah, 404.000 Orang Warga Subang Sudah Divaksin
YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES KEJAR TARGET: Kegiatan vaksinasi yang digelar Kolinlamil di Desa Kotasari, Kecamatan Pusakanegara, belum lama ini.
0 Komentar

SUBANG-Dinas Kesehatan Kabupaten Subang terus berupaya untuk meningkatkan target vaksinasi di Kabupaten Subang. Saat ini warga yang telah mendapatkan vaksinasi sebanyak 404.000 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi SH M HKes mengatakan, hingga saat ini sudah banyak warga di Kabupaten Subang yang telah mendapatkan vaksin. Presentase warga yang sudah menjalani vaksin sendiri mencapai 32,29 persen hingga 29 September lalu.

“Tentunya kami bersyukur sudah banyak warga yang telah mendapatkan vaksin. Namun kami juga akan terus berusaha untuk meningkatkan sasaran target vaksin di Kabupaten Subang,” imbuhnya.

Baca Juga:Rininta Christabella Gelar Pernikahan di Negeri DongengPejabat Memperkaya Diri Saat Rakyat Makin Terjepit, Buah Sistem Sekuler Kapitalisme

Pihaknya juga berterima kasih dan selalu membuka pintu untuk kerjasama dengan berbagai pihak seperti yang sudah terjalin selama ini baik dengan TNI dan Polri.

“Seperti hari ini pelaksanaan vaksin yang dilaksanakan oleh Kolinlamil TNI AL di wilayah pesisir Pantura Subang,” imbuhnya.

Tentunya dengan kerjasama kegiatan vaksinasi ini dengan berbagai macam pihak, pencegahan pandemi Covid-19 bisa lebih cepat tertangani serta membentuk herd immunity di kalangan masyarakat.

Dia menyampaikan, di Kabupaten Subang telah ada beberapa desa yang sudah mencapai Herd immunity seperti di wilayah Selatan serta di Pantura.

“Meskipun perlu dilihat juga karakteristik penduduk ya, kalau di Selatan kan jumlah penduduk relatif lebih sedikit tapi kalau di Pantura lebih banyak. Tapi di Pantura ada Desa Muara juga yang hampir mencapai 70 persen warganya sudah divaksin,” ujarnya.

Terkait soal kebijakan Gas-Rem dalam penanganan Covid-19, dr Maxi mengatakan, kebijakan ini patut diterapkan di Kabupaten Subang. Menurut dia, status Subang yang berada di level 2 dianggap cocok dengan menerapkan kebijakan tersebut.

“Saya melihat dari kontennnya, kebijakan Gas-Rem ini cocok diterapkan di Subang. Secara pribadi, saya Yes. Tapi kita akan sampaikan dan konsultasikan ke bupati,” kata dr Maxi.(ygi)

 

0 Komentar