Apdesi Desak PUPR Realisasikan Normalisasi  sungai dan saluran di Pantura Subang

Normalisasi  sungai dan saluran di Pantura Subang
YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES DISKUSI. OMAT (Obrolan Bareng Kang Jimat) di TPI Desa Tegalurung Kecamatan Legonkulon, saat pemberian secara simbolis bantuan benih ikan dan udang.

SUBANG-Rencana normalisasi sungai dan saluran di Pantura Subang mendapat sejumlah tanggapan. Normalisasi saluran pada tahun ini dianggarkan sebesar Rp3 miliar dari APBD Perubahan. Diharapkan dengan normalisasi, potensi bencana banjir bisa ditekan. Selain itu, manfaat bagi irigasi pertanian atau tambak perikanan juga bisa berjalan efektif dan maksimal.

Kepala Desa Tegalurung H. Lili Rusnali memberikan apresiasi terkait dengan rencana Pemkab Subang, terkait dengan normalisasi saluran dan sungai di Pantura. H. Lili mengetahui, awalnya rencana normalisasi tersebut dianggarkan pada APBD murni tahun 2021, namun karena belum sempat terserap, akhirnya dimasukan pada Anggaran Perubahan.

BACA JUGA: Lima Tempat Wisata Terbaru di Karawang yang Wajib di Kunjungi

“Ini tentu komitmen yang baik dan harus kita apresiasi. Namun kami juga mengharapkan agar anggaran ini segera ketuk palu. Supaya, pelaksanaannya bisa dilakukan dengan segera,” ucap H Lili yang juga Ketua APDESI Kabupaten Subang ini.

Sebab, pada bulan September ini, sudah mulai memasuki musim penghujan. Bila normalisasi dilakukan pada bulan Desember, dikhawatirkan tidak akan terkejar. “Curah hujan tinggi itu ada di Bulan Januari-Februari, bisa tidak kekejar kalau Desember pelaksanaannya? Itu akan mubadzir. Kalau dari sekarang pelaksanaannya, ini bisa dilakukan dibeberapa titik untuk mencegah banjir. Jadi lebih efektif,” kata H. Lili.

Untuk itu, ia berharap, pembahasan anggaran perubahan di DPRD dapat segera dilaksanakan ketuk palu. Mengingat ada sejumlah kegiatan yang perlu dilaksanakan sesegera mungkin.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…