Bikin Guru Ngaji dan Pelaku UMKM Menjerit, Rp19 Miliar Dana Hibah di Kabupaten Subang Gagal Cair, Ini Penyebabnya

Dana Hibah di Kabupaten Subang

SUBANG-Akibat APBD Perubahan 2021 yang terlambat diajukan, pelaku UMKM yang meminta bantuan hibah menjerit. Pasalnya di pandemi seperti para pelaku UMKM membutuhkan bantuan Pemda Kabupaten Subang dengan dana hibahnya. Bukan hanya itu saja, honor para guru ngaji pun  gagal mendapatkan hibah tersebut.

Kepala bidang Anggaran BKAD Kabupaten Subang Asep Saepulloh mengatakan, untuk hibah yang masuk dalam aplikasi Abah Jawara yang diusulkan dalam APBD Perubahan 2021 gagal dicairkan. Hal tersebut dampak dari terlambatnya usulan ke Provinsi Jawa Barat. “Iya gagal cair, total keseluruhan Hibah ada Rp19.429.800.000,” ungkapnya.

Dijelaskan Asep, gagal cair dari angka tersebut diantaranya honor guru ngaji, pelaku UMKM, bantuan nelayan, RT dan RW, dan lainnya. Calon penerima hibah tersebut, sudah diinformasikan agar tidak berharap. Pasalnya, angggaran hibah yang diusulkan oleh SKPD sudah fix gagal cair. “Iya itu gagal cair, kami memberikan informasi ini agar jangan ada simpang siur,” ujarnya.