Bupati Diminta Turun Langsung soal Pemindahan TPA

PENOLAKAN: Masyarakat memasang spanduk penolakan yang dilakukan secara swadaya yang tersebar di beberapa wilayah di Kalijati, terutama wilayah terdekat dengan rencana penempatan lokasi TPA. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

Perlu Sosialisasi Lanjutan Pemindahan TPA

KALIJATI-Memasuki 1 Februari, sebagai waktu untuk pengnonaktifan TPA Panembong dan waktu untuk memindahkan (mengaktifkan) TPA ke Kampung Tenjolaut Desa Jalupang-Kalijati. Hal itu sesuai apa yang di intruksikan oleh Bupati Subang, H Ruhimat.
Namun sepertinya intruksi tersebut kemungkinan besar belum final, gelombang penolakan masyarakat Kalijati, khususnya warga Tenjolaut terhadap TPA, semakin besar berkumandang.

Kepala Desa Jalupang, Adi Karta juga mengakui jika dia menerima banyak penolakan dari warganya terkait rencana pemindahan TPA tersebut. Alasan penolakan itu, karena Pemkab Subang sangatlah minim mensosialisasikannya, baik untuk membahas mengenai dampak positif maupun negatifnya secara jelas.

Termasuk mindset masyarakat saat ini, dengan adanya TPS tersebut masyarakat berpikir hanya akan membawa dampak buruk bagi lingkungan dimana mereka tinggal, mulai dari bau sampah hingga kebakaran. “Warga juga tidak puas karena sosialisasi yang dilakukan baru pertama kalinya itu hanya dihadiri oleh Plh Kadis Dinas Lingkungan Hidup Rona Mairansyah dan Kepala BPBD Subang H.Hidayat, beserta jajarannya. Mereka menilai keduanya hanya ditugaskan, bukan yang memutuskan kebijakan. Untuk itu sebelum rencana pembangunan TPA ke Tenjolaut, Pemkab Subang segera mensosialisasikannya lagi, dipimpin oleh Bupati atau minimal Wabup Subang langsung,” jelasnya.

Dia berharap agar Pemda segera adakan sosialisasi lanjutan, untuk menyampaikan secara detail soal rencana teknis pembangunan TPA yang diganti menjadi Tempat Pengelolaan/Pemrosesan Akhir Sampah. “Perlu disampakaikan juga dampak positif keberadaan TPA itu, misal sampah itu bisa memberikan nilai ekonomis bagi warga. Jadi bukan pembuangan sampah tapi pengelolaan atau pemrosesan sampah. Nah untuk rencana adanya teknologi yang membantu pemilahan sampah harus juga disosialisasikan. Bagaimana kesiapan SDM dan lainnya, meski memang hal tersebut sudah disampaikan dalam sosialisasi pertama secara singkat, namun perlu dijelaskan lebih detail tentang rencana-rencana tersebut,“ pungkasnya.(idr/sep)