Bupati Instruksikan Pelayanan Masyarakat Jangan Terganggu

Pelayanan Masyarakat
KEDUA KALINYA: Bupati Subang H. Ruhimat menjalani tes swab kedua, setelah diketahui ada 4 ASN yang terkonfirmasi Covid-19. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

SUBANG-Rumah Dinas Bupati, sejak pagi disemprot disinfektan, setelah diketahui ada 4 ASN yang terkonfirmasi positif Covid 19, Rabu (12/8). Puluhan ASN yang memiliki kontak erat dengan yang terkonfirmasi Covid-19 juga langsung di Swab, termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda di Rumah Dinas Bupati.

Bupati Subang usai di swab ulang membenarkan bahwa ada 4 ASN Pemkab Subang terkonfirmasi Covid-19. “Iya sekarang kita tracking, khusus untuk mereka yang punya kontak erat, termasuk saya juga sudah di swab ulang,” jelasnya.

Saat disinggung apakah akan penutupan kantor dinas dan lingkungan Setda Subang, Bupati menjawab tidak akan. Dia menyebut pelayanan pada masyarakat harus tetap berjalan.

Baca Juga:Gugus Tugas Reforma Agraria Subang Fasilitasi Rencana Penanaman Jagung 100 HektarePertanian Jadi Andalan Pemulihan Ekonomi di Jabar

“Kalau untuk itu, saya tidak mau pelayanan masyarakat terganggu pokoknya itu, nanti di rolling atau bagaimana teknisnya, Sekda sudah saya instruksikan,” tambahnya.

H. Ruhimat pada kesempatan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Subang, terkait viralnya video joget dangdut yang tidak memperhatikan protokol kesehatan di bukit nyomot beberapa waktu lalu.

Dia meluruskan jika peristiwa itu terjadi spontan, tanpa direncanakan. “Terkait video yang viral itu, saya sebagai pribadi dan pimpinan Pemerintahan Daerah Kabupaten Subang, memohon maaf atas peristiwa itu. Kejadian tersebut berlangsung usai kami makan malam, keasyikan lupa memakai masker kembali karena memang kejadiannya setelah makan malam,” jelas H. Ruhimat.

Data laporan level kewaspadaan periode 3

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Jawa Barat, baru-baru ini juga merilis di Jawa Barat sudah tidak ada lagi zona merah atau daerah resiko tinggi. Dari data laporan level kewaspadaan periode 3 hingga 9 Agustus 2020, rata-rata angka Reproduksi Efektif (Rt) Covid 19 di Jawa Barat menurun hingga pada angka 0,86 persen.

“Ini merupakan kekompakan berbagai pihak di Jawa Barat, termasuk seluruh Bupati dan Walikota. Alhamdulilah,” ucap Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 sekaligus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat teleconference bersama Bupati Subang.

Saat dikonfirmasi pada Sekda Subang, H. Aminudin menjelaskan jika pola absensi di setiap dinas akan berubah sejak rabu pagi kemarin, yang tadinya menggunakan fingerprint, menjadi manual. Selebihnya tidak ada perubahan. “Sudah dikoordinasikan pada seluruh Kepala OPD, mulai rabu pagi tidak diberlakukan fingerprint, manual saja dulu,” ungkapnya.(idr/vry)

0 Komentar