Progres Jembatan Penghubung Kampung Galian dan Tanjung Jaya Capai 90%

HAMPIR RAMPUNG: Pembangunan jembatan gantung Desa Patimban hampir rampung. Sejumlah penunjang masih dalam pengerjaan. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

Warga Masih Gunakan Perahu

SUBANG-Setelah menunggu bertahun-tahun Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Galian dan Tanjung Jaya kini progresnya telah mencapai 90%.

Kepala Desa Patimban melalui Kepala Dusun Galian Kosim mengatakan, saat ini progres pembangunan jembatan tinggal melalui tahap finishing yakni pembuatan tanggul penahan tanah. “Kalau jembatan atas sudah beres, jembatan gantungnya sudah selesai, tinggal TPT (Tembok penahan tebing-red) untuk naik ke jembatan gantung,” ucapnya.

Selain itu, pada Senin (6/4) rencananya akan dilakukan pengecatan jembatan gantung. Diprediksi pada hari itu juga pengecatan akan selesai. “Iya nanti jembatan akan dicat terlebih dahulu chat-nya sudah ada di solo besok juga masih ada pekerjaan,” kata Kosim.

Kosim sendiri belum mendapat kabar dari kepala desa perihal kapan jembatan ini akan diresmikan atau mulai bisa digunakan terlebih dahulu. “Belum tahu kapan peresmiannya, nanti menunggu arahan pak Kades dulu,” imbuhnya.

Saat ini, warga di Dusun Galian maupun di Dusun Tanjung Jaya masih menyebrang menggunakan perahu atau jukung. “Warga masih menggunakan perahu Penyebrangan untuk menyebrang, kalau sudah diresmikan mungkin baru bisa digunakan,” katanya.

Seperti diketahui, Jembatan Gantung di Desa Patimban yang menghubungkan Dusun Tanjung Jaya dan Dusun Galian di bangun oleh Pemerintah Provinsi dalam program yang diusung Gubernur Jawa Barat yakni Jantung Desa atau Jembatan Gantung Desa. Masyarakat setempat bisa menggunakan jembatan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari setelah bertahun-tahun menggunakan perahu sebagai alat transportasi penyeberangan.(ygi/sep)