Warga Minta Tanggul Permanen, Cegah Gerusan Kali Cipunagara

Warga Minta Tanggul Permanen, Cegah Gerusan Kali Cipunagara
TERGERUS: Adi Wijaya serta Sigit saat menunjukan lokasi tanggul yang mengalami erosi, aliran Kali Cipunagara yang deras saat hujan tinggi menggerus tanah tepian kali. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

LEGONKULON-Tanggul kali Cipunagara di Dusun Mesirkaler RT 12/RW 03 Desa Karangmulya Kecamatan Legonkulon semakin menipis. Pantauan Pasundan Ekspres, erosi yang terjadi ditanggul begitu terlihat nyata dan mebuat tanah turun dan ambles.

Salah satu warga Adi Wijaya menuturkan, kondisi makin tipisnya tanggul Kali Cipunagara di Dusun Mesirkaler telah berlangsung lama. Namun Adi menyebut, lokasi ini telah beberapa kali dilihat pejabat seperti Mantan Bupati Ojang Suhandi, mantan Bupati Imas Aryumningsih serta Ketua DPRD Kabupaten Subang Beni Rudiono.

“Kalau yang bener-bener survey itu mungkin pak Beni ya, udah sekitar tiga kali kesini. Kalau watu itu Pak Ojang sama Bu Imas sedang ada di Legonkulon aja dan diajak melihat,” kata Adi Wijaya yang juga mantan Kades Karangmulya tahun 1988-2007 ini.

Baca Juga:Niko Rinaldo Gagas Pendidikan dan PemberdayaanTekan Penularan HIV/Aids Dinkes Gelar Penyuluhan

Sementara itu salah satu pemuda, Alamsyah Sigit mengatakan, tanggul Cipungara terus alami penurunan. Menurutnya, hal itu bisa dilihat semakin lebarnya kali Cipunagara dan menggerus tanggul Cipunagara.

“Dulu itu, yang rumput masih tanah. Tapi karena kali banjir terus kalau surut, sedikit demi sedikit menggerus tanggul tanah,” bebernya.

Bahkan kata Sigit, kondisi tembok yang menahan tanggul pun kondisinya sudah memprihatinkan. Dimana terdapat beberapa lubang pada tembok yang kondisinya sudah lama.

“Kadang air suka merembes kalau Cipunagara lagi banjir, ini ada bekas karung waktu tahun 2014 kita kerja bhakti tahan pakai karung berisi pasir dan tanah. Waktu air udah tinggi ” ucapnya.

Sigit berharap, intansi terkait yeng berwenang untuk bisa mengambil tindakan agar bencana banjir yang kapan saja bisa melanda bisa diantisipasi sedini mungkin. (ygi/dan)

0 Komentar