KAMPUSKU YANG CANTIK

KAMPUSKU YANG CANTIK
0 Komentar

Oleh
1.Drs.H.Priyono,MSi, Dosen Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta

2.Siti Nur Aisah, Mahasiswa Fakultas Geografi UMS Semester 1

Kampus merupakan lembaga yang memiliki peran untuk melestarikan, mengembangkan, memperluas dan menggali ipteks. Peran Kampus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tidak diragukan lagi sehingga tidaklah berlebihan dan aneh jika banyak pelajar lulusan SMU dan sederajat berbondong bondong untuk memasuki atau bersaing merebut kursi di Perguruan Tinggi agar bisa menajdi cerdas dan sbg generasi penerus di republik ini. Banyak elemen penting yang bekerja dan mengatur segala hal yang ada di kampus yang meliputi dosen, karyawan,mahasiswa dan pelengkap lainnya seperti juru parkir, dan yang tidak boleh ketinggalan yaitu petugas kebersihan atau cleaning service. Peranan seorang petugas kebersihan sangatlah penting dalam menjaga kebersihan di lingkungan kampus.

Sudah sepatutnya kebersihan lingkungan kampus menjadi tanggung jawab setiap elemen yang ada di sana. Mereka dapat melakukan aksi kecil namun memiliki dampak yang sangat besar yaitu dengan membuang sampah pada temptnya. Hal tersebut akan lebih baik lagi jika penghuni Kampus yang sebagian besar mahasiswa juga dapat memilah dan memilih saat membuang sampah berdasarkan jenisnya. Dengan demikian proses penguraian sampah organik dapat berjalan dengan maksimal tanpa adanya embel-embel sampah plastik dan sejenisnya.
Memang sangat mustahil manusia hidup tanpa “nyampah”. Akan tetapi yang mejadi masalah selanjutnya adalah bukan hanya membuang sampah tetapi bagaimana mengolahnya agar tidak menumpuk dan mencemari lingkungan. Kendala terbesar dari permasalahan tersebut adalah rasa acuh tak acuh pada lingkungan. Selain itu mahasiswa zaman now rata-rata memiliki tingkat mageran yang cukup tinggi membuatnya malas tergerak untuk mengolah sampah.

Menjaga kebersihan kampus, penting gak sih?

Baca Juga:Soal PTSL, Anggota Dewan dan Kades di Karawang Saling UltimatumPendamping PKH Harus Memiliki Jiwa Sosial Tinggi

Mahasiswa, sosok yang selalu dibangga-banggakan atas slogannya sebagai “Agent of change” nampaknya masih belum sepenuhnya tergerak untuk merubah kebiasaan menjadi seorang pecinta kebersihan lingkungan. Kampus akan kelihatan bersih dan indah di pagi hari setelah cleaning service beraksi tapi di siang hari setelah penghuni kampus melaksanakan aktivitasnya, kampus banyak didapati sampah bertebaran seakan tidak peduli akan pentingnya kebersihan, pada hal kebersihan merupakan ajaran agama dan sekaligus sebagai tuntutan bagi Kampus yang isinya masyarakat berilmu. Mayoritas kebersihan areal kampus masih ditangani oleh petugas kebersihan yang ada di kampus.

0 Komentar