Bom Meledak di Bandara Kabul Afghanistan, Jo Biden: Hari yang Berat

Jo Biden

SAAT Amerika Serikat berpacu melawan waktu untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa, Ledakan bom terjadi di bandara Kabul, Kamis (26/8) waktu setempat.

Bom bunuh diri disebut menyerang gerbang-gerbang bandara yang dipenuhi warga yang meminta evakuasi dari Afghanistan.

Dilaporkan pejabat kesehatan setidaknya 60 warga sipil tewas akibat kejadian ini. Sebanyak 12 tentara Amerika Serikat (AS) juga tewas.

Aksi bom di bandara Hamid Karzai International Airport ini sangat mengejutkan dan mengguncang Amerika.

Presiden Amerika Joe Biden memberikan pernyataan terkait peristiwa ini.

“Hari yang berat. Malam ini di Kabul, seperti yang Anda semua tahu, teroris menyerang — yang telah kita bicarakan dan khawatirkan, yang dinilai oleh komunitas intelijen telah dilakukan — serangan — oleh kelompok yang dikenal sebagai ISIS-K — mengambil alih nyawa anggota layanan Amerika yang berjaga di bandara, dan melukai beberapa orang lainnya dengan serius. Mereka juga melukai sejumlah warga sipil, dan warga sipil juga tewas,” kata Presiden Amerika Jo Biden, seperti dikutip dari laman resmi Gedung Putih, whitehouse.gov.

BACA JUGA: Dita Fakhrana Gugat Cerai Suami Padahal Usia Pernikahan Belum Genap 2 Tahun