Siang Ini Jakarta Alami Fenomena Alam tanpa Bayangan, Ini Penjelasan dari BMKG

Siang Ini Jakarta Alami Fenomena Alam tanpa Bayangan, Ini Penjelasan dari BMKG
0 Komentar

JAKARTA – Wilayah DKI Jakarta akan mengalami fenomena alam yaitu hari tanpa bayangan pada tengah hari nanti, Rabu (4/3).

Dalam siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dimuat di laman resmi BMKG, dijelaskan bahwa fenomena ini merupakan bagian alamiah dari proses gerak semu tahunan matahari.

Matahari akan berada tepat di titik zenit atau di atas kepala pengamat, mengakibatkan bayangan benda tegak seakan menghilang lantaran bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Baca Juga:Kesiapan Terima Pasien Corona, Bupati Sidak RSUD SubangPusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar Resmi Beroperasi

“Khusus untuk Jakarta, fenomena ini terjadi pada 4 Maret 2020, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 12.04 WIB,” tulis BMKG dalam siaran persnya.

BMKG menyebut, hari tanpa bayangan terjadi saat matahari ada di titik garis lintang yang sama dengan benda di bawahnya.

Fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun di Indonesia. Khusus Jakarta, hari tanpa bayangan akan kembali terjadi pada 8 Oktober 2020 nanti, pukul 11.40 WIB.

“Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa,” jelas BMKG.

Secara umum, kulminasi utama pada semester pertama tahun 2020 di Indonesia terjadi antara 21 Februari 2020 di Bali, Nusa Tenggara Timur hingga 4 April 2020 di Sabang, Aceh.

Namun, bukan berarti cuaca akan terik menyengat lantaran matahari tepat ada di atas ubun-ubun.

BMKG memprakirakan, Jakarta justru kemungkinan dirundung mendung dan sebagian dilanda hujan hari ini.(red/KOMPAS.com)

0 Komentar