Waketum PSI Bro Ron Pegang Bukti Awal Penyelewangan Bantuan Siswa NTT yang Bunuh Diri, Ada Perbedaan!

Waketum PSI Bro Ron Pegang Bukti Awal Penyelewangan Bantuan Siswa NTT yang Bunuh Diri, Ada Perbedaan!
Waketum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron, menegaskan pihaknya telah mengantungi bukti bantuan siswa asal Ngada, NTT, yang diduga diselewengkan-Instagram Brorondm-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Waketum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron, menegaskan pihaknya telah mengantungi bukti bantuan siswa asal Ngada, NTT, yang diduga diselewengkan.

Bro Ron menegaskan bahwa timnya telah turun langsung ke rumah YBS (10) dan menemukan sejumlah bukti awal.

Hal ini sekaligus membantah klaim Kemendikdasmen yang menyebut siswa yang memilih mengakhiri hidup itu soal bantuan PIP yang diterima korban.

Baca Juga:Liverpool dan Man United Adu Cepat Kejar Mane, Jadi Saga Transfer Besar Musim PanasPurbaya: Juda Agung jadi Wamenkeu Bukan Tukar Guling dengan Thomas Djiwandono

“Soal Siswa NTT, apa yang di press release oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu berbeda dengan apa yang saya temukan,” kata Bro Ron saat ditemui Disway.id di sela acara IIMS, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Januari 2026.

Bro Ron enggan membeberkan bukti awal itu lebih lanjut. Ia akan memaparkan temuannya melalui rilis resmi bersama Tim Advokasinya yang akan berkunjung ke NTT.

“Nanti temuan saya itu saya akan rilis segera setelah saya ke NTT. Tapi yang pasti, saya sudah ada temuan Oh, temuannya apa? Nanti saya bilang, jangan sekarang Intinya, press release-nya Kementerian Pendidikan Itu tidak akurat tidak akurat 100%,” paparnya.

Bro Ron juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan kader PSI ke Ngada untuk mendampingi keluarga YBS. Tim yang dikirim juga akan menginvestigasi sekaligus mengklarifikasi bantuan sosial pemerintah yang diklaim pejabat setempat telah disalurkan.

“Untuk bentuk pendampingan keluarga yang bersambung kan dari PSI semuanya. Kita punya kader Ngada, kemarin saya perintahkan tim saya untuk melakukan penyelidikan. Saya sudah arahkan, tanya ini, tanya ini, tanya ini tanya itu dari hasil pertanyaan-pertanyaan itu dapat jawaban, ya memang mengagetkan dan sebenarnya bikin emosi sih,” pungkasnya.

“Tapi nanti aja saya Saya update-nya lagi Ke publik, setelah saya di sana nanti karena saya pengen mendengar sendiri Saya ada rekamannya, tapi saya pengen mendengar sendiri,” tutupnya.

Kegagalan Sistem

Sebelumnya, Seorang siswa sekolah dasar (SD) bunuh diri yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi tragedi paling memilukan awal tahun 2026 ini.

Baca Juga:3 Bos Dana Syariah Indonesia Jadi Tersangka, Bareskrim Beberkan Peran dan Modus Rp2,4 Triliun MandekGempa Pacitan M6.2 Rusak Rumah Warga, Berikut Wilayah Terdampak

Korban diketahui memilih mengakhiri hidup di halaman belakang rumah gubuknya itu, lantaran tak sanggup membeli buku dan pena senilai Rp10.000.

0 Komentar