PASUNDANEKSPRES.CO – Jerit panik dan langkah kaki berlarian memecah dini hari di Pasar Rebo, Kabupaten Purwakarta. Kobaran api yang tiba-tiba membesar sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (24/2/2026), melahap lapak demi lapak, membuat langit malam saat waktu sahur memerah terang.
Api menjalar ganas, seolah tak memberi waktu bagi siapa pun untuk berpikir panjang. Kain, plastik, dan bahan dagangan membuat api cepat merambat dari kios ke kios.
Dalam hitungan menit, asap hitam membubung tinggi, menyelimuti pasar yang biasanya riuh oleh tawar-menawar pagi hari.
Baca Juga:Bulog Perkuat Sinergi Jaga Harga Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 HPramono Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Permukiman Padat Jakarta, Warga Keluhkan Kebisingan
Sekitar pukul 04.00 WIB, pantauan wartawan lokasi menunjukkan suasana yang memilukan. Para pedagang berlarian menyelamatkan apa pun yang masih bisa diraih, karung gula merah diseret tergesa, peti sembako dipanggul, sebagian lain hanya mampu menatap kiosnya yang dilalap api.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta bergerak cepat usai menerima laporan. Sedikitnya sembilan unit awal dikerahkan, menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan. Namun medan tak bersahabat.
Akses sempit di bagian belakang pasar hanya memungkinkan satu unit kendaraan masuk, membuat petugas harus berpacu dengan waktu dan api.
Warga sekitar tak tinggal diam. Dengan ember dan peralatan seadanya, mereka ikut membantu, meski panas menyengat dan asap membuat napas sesak.
Salah seorang saksi mata, Juhendi, pemilik kios gula merah, masih tampak terpukul. Ia datang sekitar pukul 03.30 WIB dan mendapati apinya sudah membesar.
“Begitu sampai, api sudah tinggi. Kios saya ikut terbakar, padahal baru stok gula merah. Kios ikan asin dan sembako juga habis,” ujarnya Juhendi kepada wartawan di lokasi, Selasa (24/2/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh kekuatan.
Baca Juga:Pria Subang Curi Motor di Indramayu, Langsung Ketahuan Pemiliknya, Berakhir Diamankan WargaRatusan Kendaraan Dibakar Kartel Narkoba Pasca Tewasnya El Mencho, Calon Tuan Rumah Piala Dunia Jadi Kota Mati
‘Total sembilan unit mobil pemadam kami turunkan. Soal jumlah kios terbakar dan penyebab, belum bisa dipastikan. Fokus utama kami memadamkan api,” ucapnya.
Danru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Firmansyah menambahkan, titik awal kebakaran diduga berasal dari bagian belakang pasar sekitar pukul 03.00 WIB.
“Laporan masuk, kami langsung bergerak,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa.
