Fabio Quartararo Frustasi, Yamaha Belum Siap dengan Mesin V4

Fabio Quartararo Frustasi, Yamaha Belum Siap dengan Mesin V4
Fabio Quartararo mengungkapkan rasa frustasi pada Yamaha karena mesin V4 untuk musim ini tidak punya prospek yang baik.-Instagram/Yamaha MotoGP-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Proyek Yamaha YZR-M1 dengan mesin V4 tampaknya nggak berjalan mulus untuk musim ini, MotoGP 2026.

Selama tes pramusim terakhir di sirkuit Buriram, Thailand, Fabio Quartararo menunjukkan gestur tidak senang. Ia frustasi.

Itu dia tunjukkan ketika di lintasan, Quartararo terciduk mengacukan jari tengah kepada motornya.

Baca Juga:Bulog Perkuat Sinergi Jaga Harga Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 HPramono Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Permukiman Padat Jakarta, Warga Keluhkan Kebisingan

Melansir Crash, juara dunia MotoGP 2021 ini yakin bahwa Yamaha belum benar-benar siap dengan mesin barunya ini.

Menurutnya M1 V4 butuh beberapa bulan lagi untuk siap. Ia memperkirakan pengembangan akan memakan waktu satu tahun.

Proyek ini sebenarnya perubahan besar Yamaha yang diinginkan Quartararo sejak beberapa musim terakhir.

Pernyataan ikonik selalu sama, “Kami tertinggal oleh mesin V4. Kami tidak punya tenaga.”

Di sisi lain pengembangan M1 bermesin V4 berpusat di Jepang dengan Raul Fernandes sebagai test ride

Beberapa kesempatan motor ini dibawa saat tes resmi musim lalu. Namun, secara umum, Quartararo benar-benar baru menjajalnya pada akhir musim lalu di Valencia.

Perubahan tak lain karena Yamaha ingin kembali meraih kemenangan di musim-musim mendatang dengan proyek V4 terbaru.

Baca Juga:Pria Subang Curi Motor di Indramayu, Langsung Ketahuan Pemiliknya, Berakhir Diamankan WargaRatusan Kendaraan Dibakar Kartel Narkoba Pasca Tewasnya El Mencho, Calon Tuan Rumah Piala Dunia Jadi Kota Mati

Crash memberi catatan menarik. Jika melihat hasil tes pramusim di Thailand, mustahil bagi Yamaha untuk bersaing.

“Mereka akan memulai tahun 2026 dengan berada di posisi terbawah klasemen,” tulis media asal Inggris itu.

Quartararo: Kami Delapan Persepuluh Detik Lebih Lambat

Statistik menyebutkan, catatan waktu yang ditorehankan Quartararo terpaut lebih dari satu detik lebih dari rider tercepat di Buriram.

Mirisnya nggak ada satu pun pembalap Yamaha yang menjanjikan saat mengikuti simulasi balapan.

Quartararo sendiri menyebut kecepatan Yamaha setidaknya tertinggal 0,7 detik per putaran.

“Saya telah mencoba memberikan yang terbaik,” ucap Quartararo dikutip pada Senin, 23 Februari 2026.

Quartararo layak frustasi. Pasalnya, gap 0,7 detik yang disebutnya merupakan hasil perbandingan dengan kecepatan M1 tahun lalu.

“Kita bisa melihtanya bahwa kita tujuh atau delapan persepuluh detik lebih lambat dari data simulasi balapan tahun lalu dalam pengujian ini,” beber Quartararo.

Artinya, prospek Yamaha dengan mesin V4 terbarunya belum menunjukkan tanda-tanda lebih baik dari mesin sebelumnya.

0 Komentar