12 Korban TPPO asal Jabar Sudah Pulang, Dedi Mulyadi Ungkap Kondisinya

12 Korban TPPO asal Jabar Sudah Pulang, Dedi Mulyadi Ungkap Kondisinya.
TPPO - Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Tindak Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditre PPA dan TPPO) Polda Jabar melakukan pendampingan dalam penjemputan pekerja hiburan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (22/2/2026). - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap kabar 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tiba hari ini, Rabu (25/2/2026).
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap update terbaru kabar 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Beberapa waktu lalu, Dedi Mulyadi menjemput 12 korban TPPO itu di rumah aman Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F) di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia bertemu langsung dengan Suster Ika, Ketua TRUK-F yang menyelamatkan 12 korban TPPO asal Jawa Barat tersebut.

Baca Juga:Api Melahap Pasar Rebo Purwakarta saat Sahur, Pedagang Berlarian Selamatkan DaganganHampir 200 Kios Hangus Terbakar di Pasar Rebo Purwakarta, Pemadaman Api Terkendala Jalan Sempit

Saat bertemu dengan para korban, Dedi Mulyadi telah menyiapkan tiket pesawat untuk kepulangan 12 warganya tersebut.

Kini, melalui Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi mengatakan hari ini, Rabu (25/2/2026), 12 korban TPPO itu tiba di Jakarta.

“12 warga Jawa Barat sudah kembali, hari ini mereka tiba di Jakarta,” ungkap Dedi Mulyadi, Rabu (25/2/2026).

Kemudian Dedi Mulyadi mengungkap kondisi 12 warganya yang jadi korban TPPO di NTT tersebut.

Setelah tiba di Jakarta, Dedi mengatakan para korban akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, Gubernur Jabar itu juga telah menyediakan fasilitas agar para korban mengikuti pelatihan kerja sebelum kembali ke rumahnya masing-masing.

Di samping itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses hukum terkait kasus TPPO tetap berlangsung.

Baca Juga:Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran, Akses Sempit Picu Api Cepat MenjalarKebakaran Pasar Rebo Purwakarta: Merugi Rp200 Juta, Acep Menangis Bingung Bayar THR Karyawan

Dedi mengaku siap menghadirkan para saksi jika nantinya diperlukan untuk dihadirkan di Maumere.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Suster Ika, Ketua TRUK-F yang selama ini telah menyelamatkan warga Jabar serta aktivis yang memberikan dorongan agar kasus TPPO itu tuntas secara hukum.

Alasan Dedi Mulyadi Bawa Pulang 12 Korban

Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, mengungkap alasan di balik Dedi Mulyadi membawa pulang 12 korban TPPO asal Jawa Barat di tengah proses hukum.

Jutek Bongso mengatakan Dedi Mulyadi memperhatikan sisi kemanusiaan para korban yang sudah lama tinggal di rumah aman Tim Relawan Kemanusiaan Untuk Flores (TRUK-F) yang dipimpin biarawati Suster Fransiska Imakulata.

“Jadi, Pak Gubernur ini bukan ingin mencampuri masalah hukumnya, tapi lebih pada kemanusiaan karena itu warga Jabar dan sudah satu bulan di rumah aman, tidak tahu kapan akan selesai kalau menunggu kasus hukumnya berapa bulan lagi, siapa yang mau menanggung kebutuhan mereka, mereka ini kan tulang punggung keluarganya, jadi lebih banyak ke sana,” ujar Jutek, saat dihubungi Selasa (24/2/2026).

0 Komentar