Ironi Petani Subang di Hari Tani, Masalah Pupuk hingga Sulit Air

Ironi Petani Subang di Hari Tani, Masalah Pupuk hingga Sulit Air
TANAM PADI: Para petani bisa mulai tanam padi setelah mendapat giliran air di tengah sulitnya air pada musim kemarau, belum lama ini. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

Misalnya, Sekretaris Desa Karangmulya Komarudin. Dalam dua minggu terakhir, bersama Kepala Desa di Kecamatan Bobos terus hilir mudik ke wilayah pintur air di Kecamatan Compreng, Bendungan Salamdarma hingga Bangunan Bugis di wilayah Indramayu.

“Pengawalan air hingga permohonan terus dilakukan, karena air yang datang ke wilayah Legonkulon terutama untuk SS Pangarengan masih belum maksimal,’ kata Komarudin.
Ia juga mengeluhkan sistem giliran air yang mana, SS Pangarengan kurang terperhatikan.

Imbasnya, pertanian diwilayah Karangmulya, Bobos juga Pangarengan alami kekeringan.
Hingga akhirnya, salah satu cara yang dilakukan adalah menyedikan pompa air untuk mendorong debit air agar lebih memberikan dorongan sampai diwilayahnya.

Baca Juga:Badan Kehormatan DPRD Subang Wajibkan Anggota Dewan Pakai SeragamPemdes Tanjungsari Barat Segera Bangun Pasar Desa

“Tentu ada biaya lebih yang harus dikeluarkan mulai dari operasional solar hingga piket. Sebab, pompa tersebut beroperasi 24 jam dan harus dijaga, menyedot aliran Sungai Cipunagara dan dialirkan melalui Saluran Sekunder,” ujarnya.

Bahkan pemompaan ini, juga dilakukan tidak hanya satu desa, tapi beberapa desa lintas Kecamatan. Hanya untuk satu tujuan yakni mendorong air agar bisa sampai ke area pertanian milik warga. “Kalau tidak didorong dan tidak pakai pompa dan mengandalkan giliran air, ya tidak akan cukup,” kata Kades Mundusari kecamatan Pusakanagara Carban Ginajar.

Dunia pertanian, sedang berada dimasa-masa yang cukup sulit. Disatu sisi kebutuhan dan ketahanan pangan harus terjamin, namun petani dihadapkan dengan beragam masalah, mulai dari kelangkaan pupuk, kesulitan air, biaya produksi meningkat, harga panen yang fluktuatif serta tenaga kerja yang kian sulit.(ygi/sep)

Laman:

1 2
0 Komentar