21 Pejabat Eselon III Diuji Makalah dan Wawancara

TAHAP AKHIR. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat menghadiri uji kompetensi tahap akhir open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berupa uji makalah dan tes wawancara di Hotel Prime Plaza Kota Bukit Indah Purwakarta. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Sebanyak 21 pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Purwakarta mengikuti tahap akhir seleksi open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Aula Hotel Prime Plaza Kota Bukit Indah Purwakarta, Kamis (23/1).

Seleksi tahap akhir yang disaksikan langsung oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tersebut berupa uji makalah dan tes wawancara.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, Dadi Sadali mengatakan, tahap akhir uji kompetensi ini melibatkan penguji dari pihak internal dan eksternal.

“Untuk penguji internal ada Sekda Purwakrta Iyus Permana dan Kepala BKPSDM Purwakarta Asep Supriatna. Sementara penguji eksternal kami menghadirkan kalangan profesional dan akademi dari Universitas Padjadjaran sebanyak tiga orang,” kata Dadi saat ditemui di Hotel Prime Plaza Kota Bukit Indah, Purwakarta.

Adapun, sambungnya, dinas yang dibuka untuk diperebutkan oleh ke-21 orang ini, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Dinas Kearsipan.

“Saat ini kami menyeleksi para pejabat untuk dikerucutkan menjadi tiga besar yang nantinya langsung dikirimkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar dapat diverifikasi datanya,” ujar Dadi.

Disinggung terkait waktu pengumuman hasil open bidding ini, Dadi menyebutkan hasil secara keseluruhan bakal diumumkan pada 31 Januari 2020.

“Jadi, Insya Allah pada 7 Februari 2020 dinas-dinas yang kosong itu bakal diisi oleh pejabat hasil open bidding ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelum mengikuti tahap akhir seleksi JPT Pratama di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, puluhan Pejabat Eselon III ini mengikuti uji kompetensi tahap sebelumnya di Ruang Assessment Centre Polda Jabar Bandung, pada (8/1) lalu.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menjelaskan, pihaknya sengaja meminta ujian terakhir ini dibuat terbuka. Alasannya, untuk memastikan transparansi proses ujian tersebut. Termasuk, pihaknya ingin memastikan seperti apa kualitas para peserta yang akan bersaing merebutkan jabatan tersebut.
“Jadi, kami nonton bareng (nobar) proses ujian ini di sebuah layar. Teknisnya, untuk uji wawancara dilakukan di satu ruangan tertutup, sedangkan kami dengan pejabat pemerintahan lain menonton di ruang lainnya melalui siaran langsung,” ujar Anne.(add/mas/man)