Om Zein Tangani Langsung Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Campaka Purwakarta

Campaka Purwakarta
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein meninjau rumah warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Kamis (1/1/2026).
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta memastikan bantuan bagi warga terdampak hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Campaka diberikan secara adil dan sesuai tingkat kerusakan serta kemampuan ekonomi warga.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, akrab disapa Om Zein, menegaskan bahwa penanganan dilakukan dengan prinsip kebutuhan paling mendesak.

Warga yang tergolong mampu tetap mendapat bantuan, namun tidak sepenuhnya. Sebaliknya, bagi warga kurang mampu dengan rumah rusak berat, bantuan diberikan secara penuh, bahkan hingga rumahnya dibangun ulang.

Baca Juga:Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan FasumSambut Tahun Baru 2026, Kolam Renang Ciheuleut Subang Siapkan Beragam Hiburan dan Doorprize

“Bantuan kita sesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kemampuan warganya. Kalau warga mampu, tetap dibantu tapi tidak semuanya. Kalau tidak mampu dan rumahnya rusak, kita bantu sepenuhnya. Bahkan ada yang langsung kita bangunkan rumahnya,” kata Om Zein saat meninjau lokasi terdampak di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, kondisi paling memprihatinkan ditemukan di Desa Cimahi. Beberapa rumah mengalami kerusakan berat, seperti atap beterbangan dan rangka rumah rusak. Bahkan, terdapat warga yang sedang sakit stroke dan rumahnya ikut terdampak.

“Ada yang gentengnya hiber (terbang), bagian atas rumahnya rungkad (rusak). Di Cimahi saya lihat langsung, ada juga warga yang sakit stroke. Itu kita obati dan rumahnya kita bangunkan lagi. Tempat tidurnya sudah tidak layak, sekarang sedang kita belikan kasur,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 29 bangunan terdampak di dua desa. Rinciannya, 22 bangunan berada di Desa Cisaat dan tujuh bangunan di Desa Cimahi.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Campaka pada Rabu (31/12/2025). Angin datang secara tiba-tiba disertai suara gemuruh yang membuat warga panik.

Ketua RT 12/RW 04 Desa Cisaat, Nersi, menyebut peristiwa tersebut diduga merupakan angin puting beliung.

“Awalnya terdengar angin gemuruh, tiba-tiba ramai warga bilang ada rumah yang kena angin puting beliung. Pas dilihat, ternyata banyak rumah yang roboh, ada yang rusak ringan dan banyak juga yang rusak berat,” ujarnya.

Baca Juga:Pemdes Pangsor Tetapkan APBDes Tahun 2026,  Prioritaskan InfrastrukturBPBD Bandung Barat Pastikan Status Gunung Tangkuban Perahu Dalam Keadaan Normal

Ia menyebutkan, kerusakan didominasi pada bagian atap rumah yang beterbangan hingga ambruk.

Selain rumah warga, kata dia, angin kencang juga merusak kandang ternak sapi, penggilingan padi, serta menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.(add)

0 Komentar