PASUNDANEKSPRES.CO – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melanjutkan pembangunan empat rumah pompa di sepanjang Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat.
Empat titik rumah pompa di sepanjang Jalan Daan Mogot tersebut tepatnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng.
Kawasan ini kerap terdampak banjir, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga:Emil Audero Dilempari Petasan, Miliano Bikin Gol Disaksikan Maarten Paes dan Jordi CruyffWamenkes: Virus Nipah Belum Ditemukan di Indonesia, Imbau Karantina Bandara Diperketat
Pramono pun meninjau langsung proses pembangunan rumah pompa tersebut pada Selasa, 3 Februari 2026.
“Wilayah di sepanjang Jalan Daan Mogot, khususnya sisi utara jalan, menjadi prioritas karena sering mengalami genangan. Oleh karena itu, pembangunan rumah pompa dan saluran pendukung difokuskan untuk melindungi permukiman warga serta infrastruktur di kawasan ini,” jelas Pramono di lokasi.
Total kapasitasnya mencapai 11,5 meter kubik per detik yang berasal dari sejumlah rumah pompa, yakni Pompa Depag, Pompa Daan Mogot KM 13, Pompa Daan Mogot KM 13A, dan Pompa Daan Mogot KM 13B.
“Kapasitas ini dirancang untuk mempercepat surutnya genangan dan mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya,” tambah Pramono.
Selain rumah pompa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun saluran pendukung guna mengoptimalkan kinerja sistem polder.
Saluran tersebut meliputi Saluran Gendong sisi utara dan sisi selatan masing-masing sepanjang kurang lebih dua kilometer, serta saluran penyeberangan (crossing) di Jalan Raya Daan Mogot.
“Saluran pendukung ini berperan penting dalam mengarahkan aliran air menuju rumah pompa. Dengan sistem aliran yang saling terhubung dan terintegrasi, air dari titik-titik genangan dapat ditangani secara lebih cepat dan efisien,” ucap Pramono.
Pramono mengatakan, pembangunan rumah pompa tersebut belum terselesaikan sejak tahun 2022.
Baca Juga:Oknum Polsek Cilandak Dituding Ubah BAP Penganiayaan Jadi Kasus Narkoba Ditangani PropamDuo Anyar Liverpool Diprediksi Jadi Penerus Para Legenda Liga Primier
Pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot diharapkan menurunkan beban debit air pada Sistem Polder Cengkareng serta Polder Kapuk Poglar, sehingga kapasitas tampungan di kedua sistem tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Pembangunan yang belum terselesaikan sejak 2022 akan segera kami tuntaskan, termasuk penataan kawasan KM 13. Kehadiran Pompa Daan Mogot diharapkan mampu mengurangi tekanan pada polder lain sehingga penanganan banjir di Jakarta Barat menjadi lebih efektif,” pungkas Pramono.
