Meski demikian, PT MML tetap berhasil melakukan IPO dengan perolehan dana mencapai Rp97 miliar.
Terkait penggeledahan PT Shinhan Sekuritas, Ade Safri menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti karena perusahaan tersebut bertindak sebagai penjamin emisi efek (underwriter) dalam proses IPO PT MML.
“Pada saat itu, underwriter yang menjadi suksesor PT MML melantai di pasar modal adalah PT Shinhan Sekuritas. Oleh karena itu, tim penyidik melakukan penggeledahan di kantor PT Shinhan Sekuritas,” tuturnya.
Baca Juga:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 4 Februari 2026 Lengkap Sinopsis, Banjir Film Aksi-ThrillerSejumlah Tokoh Agama dari Berbagai Lembaga Bertemu Prabowo di Istana
Lebih lanjut, Bareskrim memastikan pengusutan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penyidik juga membuka peluang pengembangan ke tindak pidana pencucian uang (TPPU) di sektor pasar modal, termasuk praktik saham gorengan.
“Penanganan perkara ini diharapkan memberi efek jera bagi pelaku kejahatan keuangan, memperkuat perlindungan investor, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional,” terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat berinvestasi dengan memahami profil risiko serta memastikan produk keuangan yang ditawarkan sesuai dengan ketentuan regulator.
RENDIKA MARFIANSYAH.
