PASUNDANEKSPRES.CO – Jadwal cuti bersama Imlek 2026 kini sudah mulai banyak dicari masyarakat.
Denga mengetahui jadwal cuti tersebut, masyarakat bisa merencanakan liburan ataupun kumpul bersama keluarga, terutama bagi mereka yang merayakan Imlek.
Imlek berasal dari Bahasa Mandarin yang muncul dari dialek hokkien, artinya kalender bulan.
Baca Juga:Paranormal Ungkap Bencana Baru Ancam Indonesia di 2026, Bunda Retno: Alam Sudah BicaraJadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 4 Februari 2026 Lengkap Sinopsis, Banjir Film Aksi-Thriller
Secara umum, Tahun Baru China ini merupakan salah satu perayaan hari raya agama Konghucu, di mana mereka melakukan ibadah atau ritual sembahyang dan bersyukur serta mengucapkan terima kasih atas anugerah Tuhan untuk memasuki babak tahun yang baru.
Biasanya, saat hari raya Imlek ini dilakukan dengan berbagai macam kegiatan tradisi, mulai dari makan bersama, memberi angpao, mengenakan baju baru serta berkumpul bersama.
Pada tahun ini, peringatan Imlek memasuki 2577 Kongzili menandai dimulainya tahun Kuda Api.
Sejarah Imlek
Menurut berbagai sumber, dulunya Imlek adalah sebuah perayaan yang dilakukan oleh petani di Negeri Tirai Bambu untuk menyambut datangnya musim semi.
Di masa itu, Imlek dikenal dengan nama Festival Musim Semi.
Kononnya, sebelum pergantian tahun terjadi, ada seekor binatang buas raksasa muncul dan memangsa manusia serta ternak-ternak.
Namun, untuk mencegah hal itu, masyarakat segera mengunci kandang-kandang ternak dan mereka lari mengungsi ke daerah pegunungan yang jauh supaya tidak dijangkau oleh makhluk tersebut.Makhluk buas ini kerap disebut ‘Nian’ oleh masyarakat desa setempat.
Dalam mitologi China Kuno, Nian sering digambarkan sebagai makhluk dengan berukuran raksasa, memiliki tanduk tajam di kepala, kepala singa, serta tubuh seperti banteng.
Baca Juga:Sejumlah Tokoh Agama dari Berbagai Lembaga Bertemu Prabowo di IstanaSolusi Atasi Banjir di Daan Mogot, Pramono Lanjutkan Pembangunan 4 Rumah Pompa
Nian mempunyai rupa seperti singa yang tinggal di dasar laut, biasanya ia akan muncul ke daratan tepat di hari terakhir sebelum pergantian tahun terjadi.
Suatu hari, ada seorang kakek dengan surai abu-abu yang datang ke desa. Di sana, ia berjanji akan melindungi desa tersebut dari ancaman Nian pada akhir tahun.
Warga yang kerap cemas dan takut akan kehadiran Nian, masih terus mengungsi ke daerah pegunungan.
Sesuai prediksi, Nian benar datang memasuki wilayah desa tersebut di malam hari.
