Sungai Cisadane Tercemar Limbah Gudang Kimia, Air Putih Hingga Bau Minyak Tanah

Sungai Cisadane Tercemar Limbah Gudang Kimia, Air Putih Hingga Bau Minyak Tanah
Aliran Sungai Cisadane tercemar limbah bahan kimia dari aliran Kali Serpong.-Rafi Adhi/Disway.id-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Warga di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, merasa resah lantaran Kali Serpong –anak sungai Cisadaen– ini tercemar limbah gubang penyimpanan bahan kimia.

Dampaknya bukannya lingkungan sekitar tercemari oleh bekas-bekas limban gudang, akan tetapi juga mengancam kesehatan.

Cemaran limbah diduga pertama kali muncul dari saluran gudang tersebut di kawasan Perdugangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Baca Juga:Pengamat: APBN 2026 Jadi Kunci Pengelolaan dan Kemandirian Industri PertahananCapaian Program MBG di Jakarta 60 Persen, BGN: Sudah Ada 475 SPPG Aktif

Limbah itu mengeluarkan bau tak sedap hingga menyengat ke hidung. Dugaan sementara limbah-limbah ini imbas residu kebekaran gudang bahan kimia.

Seorang warga bernama Nur (31) mengaku baru pertama kali mengetahui terjadinya perubahan kondisi air saat melintas pada Senin (9/2/2026) pagi ketika hendak mengantar anaknya ke sekolah.

Tanpa segan, Nur menyebut bau limbah tersebut tercium semerbak ke area permukiman maupun jalan lalu lintas warga. “Baunya nyengat,” katanya kepada awak media.

Menurutnya, perubahan warna air tampak jelas di sekitar jembatan anak Sungai Cisadane, tepatnya di kawasan Gang Salem, dekat Perumahan Delatinos.

Selain memutih, air juga mengeluarkan aroma yang diduga seperti bahan bakar seperti minyak tanah. “Baunya kayak minyak tanah atau bensin,” tambahnya.

Ikan-ikan Mati Mendadak

Kondisi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat berhenti dan mengamati aliran Kali Serpong yang diduga tercemar itu.

Bahkan, di beberapa titik dilaporkan ikan-ikan dari Kali Serpong mati mendadak, terlihat mengapung dan berenang tidak normal.

Baca Juga:Pasien Cuci Darah Tembus 200 Ribu Orang, Menkes Ungkap Fakta MengejutkanViral Pemilik Brand Lokal Inisial M Diduga Terseret Kasus Pelecehan Seksual, Begini Kronologinya

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosiyatullah membenarkan adanya laporan dari masyarakat.

Pihaknya telah menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan langsung di lokasi.

“Petugas sudah kami kirim ke lokasi untuk melakukan penelusuran,” ungkapnya.

Di sisi lain Pengawas DLH Tangsel Kecamatan Serpong, Firda Yofiyana (Yopi) menjelaskan pencemaran diduga berasal dari residu material kebakaran gudang kimia di kawasan Taman Tekno yang terbawa aliran air ke sungai.

“Kami mendapat informasi dari sekuriti The Green terkait adanya aliran kali yang diduga tercemar limbah,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, DLH Tangsel langsung melakukan pemeriksaan lapangan.

Dari hasil sementara, pencemaran diyakini berkaitan dengan peristiwa kebakaran gudang kimia di wilayah tersebut.

0 Komentar