PASUNDAEKSPRES.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi V meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung, bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), pada Rabu 12 Februari 2026 tepatnya di Jembatan Musi V, Proyek Ruas Tol Palembang–Betung, sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR RI guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target, standar mutu, serta ketentuan yang berlaku.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Tim Roberth Rouw, bersama Mukhlis Basri, Haryanto, Sofwan Dedy Ardyanto, Hanan A. Rozak, Syarief Abdullah Alkadrie, Ruslan M. Daud, Irmawan, Ghufran, serta Muhammad Lokot Nasution, dan didampingi oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Dedy Gunawan, Anggota BPJT Unsur Masyarakat Tulus Abadi, serta Direktur Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air A. Adi Umar Dani, bersama Plh Direktur Utama Muhammad Fauzan, Plt Direktur Operasi III Agung Fajarwanto, Executive Vice President (EVP) Divisi Pembangunan Jalan Tol Pulung Satyo Anggono, dan EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga percepatan penyelesaian proyek dengan tetap mengedepankan mutu dan keselamatan.
Baca Juga:Instruksi Purbaya, Bea Cukai Segel Toko Tiffany & Co untuk Pengawasan AdministratifStok Dijamin Aman Bansos Beras Siap Disalurkan di Kuartal I
“Hutama Karya berkomitmen memastikan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung berjalan sesuai target, memenuhi standar kualitas, serta mengutamakan aspek keselamatan kerja dan keselamatan pengguna jalan. Dukungan dan pengawasan DPR RI serta sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan para pemangku kepentingan menjadi penguatan penting agar ruas ini dapat segera memberikan manfaat nyata, termasuk saat periode mudik Lebaran 2026,” ujar Mardiansyah.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI tidak hanya menerima paparan progres, tetapi juga meninjau langsung kondisi lapangan untuk melihat perkembangan konstruksi serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi, baik dari aspek teknis, kesiapan operasional, maupun percepatan penyelesaian lahan.
Berdasarkan paparan yang disampaikan, progres konstruksi Jalan Tol Palembang–Betung saat ini telah mencapai 89,91%.
Ruas ini direncanakan difungsionalkan secara terbatas pada periode arus mudik Lebaran 2026 guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jalan nasional serta menyediakan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
