PASUNDANEKSPRES.CO – Kawasan Palmerah, Jakarta Barat, mengalami kemacetan parah pada Jumat pagi, 13 Februari 2026, seiring agenda Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain itu orang nomor satu di Indonesia juga meresmikan Gudang Ketahanan Pangan di kawasan Polsek Palmerah.
Pengendara diimbau mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan.
Berdasarkan pantauan Disway.id sekira pukul 08.00 WIB, Jalan Palmerah Barat arah Slipi terpantau lumpuh.
Baca Juga:Instruksi Purbaya, Bea Cukai Segel Toko Tiffany & Co untuk Pengawasan AdministratifStok Dijamin Aman Bansos Beras Siap Disalurkan di Kuartal I
Kemacetan panjang mulai terjadi di pertigaan Jalan Bang Pitung arah Rawa Belong.
Sementara di depan Gapura masuk Polsek Palmerah, sejumlah aparat kepolisian dan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) terlihat berjajar memonitor arus mobilitas. Sedangkan pengendara sibuk klakson-klakson.
Beberapa perkantoran hingga pertokoan di sekitar lokasi nampak tutup. Mungkin akan dibuka kembali ketika acara tersebut selesai.
Berdasarkan laporan yang diterima redaksi Disway.id, acara peresmian dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIB.
Acara peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan itu bakal dilangsungkan di tengah aktivitas masyarakat yang berlalu lalang.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, bakal melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah atau mengurai kepadatan kendaraan.
“Sifatnya situasional, kemungkinan akan ada rekayasa. Tentu hal ini dilakukan untuk mengurai volume atau kepadatan lebih dari hari biasa,” kata Komarudin saat dihubungi awak media Kamis, 12 Februari 2026.
Baca Juga:Agenda Rapat Kemenhub di Hotel Rasuna Said Kecolongan, Polisi Identifikasi Pelaku dari CCTVViral Disebut Tertabrak TransJakarta, Faktanya Pemotor Wanita di Ciputat Tewas Tabrakan dengan Mobil Pribadi
Komarudin mengimbau agar pengendara menghindari jalan di sekitar Pasar Palmerah, utamanya Jalan Palmerah Barat agar tidak terjebak kemacetan.
Beberapa kantor di sepanjang Jalan Palmerah Barat diketahui akan dijadikan posko keamanan untuk menjaga kelancaran acara yang bakal dihadiri sejumlah Menteri dan Pejabat Negara.
“Kami mengimbau untuk pengguna kendaraan pribadi bisa menghindari ruas jalan sekitar Pasar Palmerah atau Palmerah Barat,” imbaunya.
Senada dengan hal itu, Kepala Bagian Operasional (Kabgops) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, juga mengatakan, pengalihan lalu lintas bersifat situasional.
“Sementara situasional ya (rekayasa lalu lintas),” kata Robby saat dihubungi, Kamis.
Setelah rangkaian acara selesai, arus lalu lintas tetap akan dibuka karena memprioritaskan aktivitas masyarakat.
