PASUNDANEKSPRES.CO – Orang tua Nizam Syafei korban penganiayaan ibu tiri hingga tewas ungkap kronologi detik-detik anaknya meninggal dunia.
Nizam Syafei (12) tewas usai mendapatkan penganiayaan dari ibu tiri, korban diduga dipaksa minum air mendidih.
Lewat podcast bersama Denny Sumargo, Anwar Satibi ayah Nizam Syafei ungkap istrinya menjadi pelaku dibalik tewasnya sang anak.
Baca Juga:Hampir 200 Kios Hangus Terbakar di Pasar Rebo Purwakarta, Pemadaman Api Terkendala Jalan SempitPasar Rebo Purwakarta Kebakaran, Akses Sempit Picu Api Cepat Menjalar
Nizam diketahui merupakan siswa pondok pesantren yang tengah libur dan kembali ke rumah untuk menyambut Ramadhan.
“Anak saya itu sebetulnya tinggal di pondok pesantren. Nah karena mau puasa jadi memang semuanya dipulangkan dulu” ujar Anwar di podcast Denny Sumargo yang diuunggah pada Senin, 23 Februari 2026.
Anwar kemudian menjelaskan saat dirinya hendak berpamitan pergi ke Sukabumi, kondisi sang anak sedang baik-baik saja.
“Sebelum saya pergi ke Sekabumi, anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Memmang ada luka sedikit karena ada pilek, tapi yang lain gak ada luka.”
Namun setelah semalam di Sukabumi, ia mendapati panggilan dari TR mengatakan Nizam sakit dan memanggil namanya.
“Semalam di sana, istri saya telepon, yah pulang, Nizam panas terus panggil-panggil nama ayah.” katanya.
Mengetahui sang anak dalam kondisi sakit, Anwar segera berkemas dan pulang ke kediamannya di Jampang, Bojongsari.
Baca Juga:Kebakaran Pasar Rebo Purwakarta: Merugi Rp200 Juta, Acep Menangis Bingung Bayar THR KaryawanKonten Kreator Resbob Jalani Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian di PN Bandung
“Saya pulang, terus masuk rumah, saya melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Jadi anak saya ditanya nggak bisa ngejawab. Dia diam saja sambil muter-muter selimut.” ungkapnya.
Dalam kondisi tersebut, Nisam sempat memegang pipi ayahnya sambil mengucapkan permintaan maaf.
“Terus dia pegang pipi saya. Dia minta maaf ke saya. ‘Ayah maafin dedek ya’. Sampai dua kali dia minta maaf ke saya” terangnya.
Di lain sisi, sang istri saat ditanya terkait kondisi Nizam yang tubuhnya penuh luka melepuh justru mengatakan bahwa anak tirinya itu sakit panas.
“Istri saya menjawab ‘Ya ini kan sakit panas, kalau panasnya berlebihan suka melepuh seperti ini kesiram air panas’ “. ujar Anwar.
Keesokan harinya, Nizam kemudian di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan luka.
Saat di bawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa luka di tubuh korban merupakan karena penganiayaan.
