Mutasi Besar-besaran Pejabat di Kabupaten Cirebon, Bupati Ingatkan Tugas: Melayani, Bukan Dilayani

Mutasi Besar-besaran Pejabat di Kabupaten Cirebon, Bupati Ingatkan Tugas: Melayani, Bukan Dilayani.
PEJABAT DILANTIK - Sejumlah kepala dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon resmi bergeser. Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kini dipimpin wajah baru usai mutasi dan rotasi besar-besaran yang dilakukan Bupati Cirebon, Imron, Selasa (24/2/2026).
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Sejumlah kepala dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon resmi bergeser.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kini dipimpin wajah baru usai mutasi dan rotasi besar-besaran yang dilakukan Bupati Cirebon, Imron, Selasa (24/2/2026)

Sebanyak 200 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam prosesi khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon.

Baca Juga:Kasus Kekerasan Pria Tendang Pacar di Bandung, Bukti CCTV Viral di MedsosOno Surono Serap Aspirasi Reses Soal Embung dan Program Berbasis Masyarakat

Mutasi ini menjadi bagian dari langkah penyegaran dan penguatan birokrasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik.

Beberapa posisi kepala dinas yang berganti di antaranya, Suhartono sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dadang Raimán sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Fajar Sutrisno sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Dalam keterangannya, Imron menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural.

“Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara harus disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” ujar Imron, Selasa (24/2/2026).

Ia mengingatkan, setiap pejabat harus memahami bahwa jabatan adalah amanah yang dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan.

Imron menyampaikan tiga pesan penting kepada para pejabat yang baru dilantik.

Pertama, ia meminta seluruh pejabat segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing dan memahami tugas pokok serta fungsi (tupoksi).

“Pemahaman terhadap tupoksi menjadi kunci agar roda pemerintahan berjalan efektif. Bangun koordinasi dan komunikasi yang baik secara berjenjang,” ucapnya.

Baca Juga:Protes Arogansi Brimob, Pelang Polda DIY Dicoret Bertuliskan 'All Cops Are Bastard'Daftar Program Mudik Gratis 2026 dari Kemenhub, Siapkan Bus hingga Kereta

Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah sangat menentukan keberhasilan program pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Pesan kedua yang ditekankan adalah soal integritas.

“Laksanakan tugas dengan niat ibadah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah. Dengan begitu, kita tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan spiritual,” jelas dia

Ia mengingatkan seluruh pejabat untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap pengambilan keputusan.

Ketiga, Imron meminta agar pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama.

“Keberadaan aparatur pemerintah sejatinya untuk melayani, bukan dilayani. Pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

0 Komentar