Wamendikdasmen Atip Pastikan Pembelajaran Mendalam Berjalan Efektif di Bandung

Wamendikdasmen Atip Pastikan Pembelajaran Mendalam Berjalan Efektif di Bandung.
Kunjungan Wamendikdasmen ke Sekolah Bandung ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan proses belajar yang bermakna, interaktif, dan berpusat pada siswa.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Suasana kelas di Kota Bandung tampak hidup dan partisipatif saat ditinjau Wakil Menteri Pendidikan dasar Dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat meninjau langsung penerapan Pembelajaran Mendalam di SMPN 5 Bandung dan SDN 001 Merdeka Bandung.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan proses belajar yang bermakna, interaktif, dan berpusat pada siswa.

Di SMPN 5, siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila mempresentasikan proyek e-book bertema “Sumatra: Hidden Wonders of Indonesia”.

Baca Juga:Api Melahap Pasar Rebo Purwakarta saat Sahur, Pedagang Berlarian Selamatkan DaganganHampir 200 Kios Hangus Terbakar di Pasar Rebo Purwakarta, Pemadaman Api Terkendala Jalan Sempit

Proyek kolaboratif tersebut memuat sejarah, budaya, hingga kekayaan alam Sumatra, sekaligus melatih kerja tim dan kemampuan berpikir kritis.

Di kelas Bahasa Indonesia, pembelajaran dikemas melalui metode joyful learning dengan Papan Interaktif Digital dan kuis Kahoot.

Siswa aktif menjawab soal, menonton video materi teks prosedur, lalu berdiskusi mengenai unsur kebahasaan. Kelas pun terasa dinamis dan komunikatif,” ujar Wamen Atip, di Bandung, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam sesi interaktif bersama siswa, Atip menekankan pentingnya pertanyaan pemantik agar peserta didik terlibat sejak awal.

Menurutnya, pendekatan ini membantu siswa memahami konsep secara utuh dan kontekstual.

Pembelajaran mendalam memberikan informasi sekaligus inspirasi, sehingga murid mampu memaknai pelajaran dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Di sisi lain Kepala sekolah dan guru menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai kehadiran wakil menteri menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi implementasi metode belajar.

Baca Juga:Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran, Akses Sempit Picu Api Cepat MenjalarKebakaran Pasar Rebo Purwakarta: Merugi Rp200 Juta, Acep Menangis Bingung Bayar THR Karyawan

Penguatan kompetensi pedagogik guru, penguasaan konsep, serta suasana belajar yang menyenangkan dinilai kunci keberhasilan.

Selanjutnya, dengan pemantaun yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ingin memastikan pelatihan guru benar-benar diterapkan di kelas.

Implementasi nyata dianggap lebih penting daripada sekadar teori, agar dampaknya dirasakan langsung oleh siswa.

Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran inovatif dan kolaboratif mampu menciptakan kelas aktif, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar