100 Personel Gabungan Pelototi Tanah Abang, Cegah PKL Kembali Berjualan di Trotoar Usai Ditertibkan

100 Personel Gabungan Pelototi Tanah Abang, Cegah PKL Kembali Berjualan di Trotoar Usai Ditertibkan
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, setiap harinya seratusan personel gabungan tersebut diterjunkan secara bergantian hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk mencegah para pedagang kaki lima (PKL) kembali berjualan di trotoar kawasan Tana
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Sekitar 100 personel gabungan pelototi Tanah Abang yang ditujukan untuk mencegah PKL kembali berjualan di trotoar usai ditertipkan beberapa pada Senin, 23 Februari 2026.

Adapun 100 persenel gabungan yang dikerahkan untuk menjaga ketertiban di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat ini terdiri dari Satpol PP dan petugas Dishub.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, setiap harinya seratusan personel gabungan tersebut diterjunkan secara bergantian hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk mencegah para pedagang kaki lima (PKL) kembali berjualan di trotoar kawasan Tanah Abang

Baca Juga:Bobotoh Cek, 1 Masalah Nyata Persib Bandung Musim Ini, Bisa Jadi Rintangan Cetak Hattrick JuaraKDM Ingin Tukang Becak 'Libur' saat Arus Mudik Lebaran, Tukang Becak Cirebon Bakal Dapat Kompensasi

“Kami tempatkan anggota di situ supaya tetap tertib,” kata Arifin pada Kamis, 26 Februari 2026.

Menurutnya, PKL di Tanah Abang kerap kucing-kucingan dengan petugas di lapangan.

Ketika pengawasan melemah maka mereka kembali menggelar lapak di trotoar hingga melebar ke badan jalan.

Untuk menganrisipasi hal itu, Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menempatkan petugas secara bergiliran selama jam operasional Pasar Tanah Abang.

“Kalau pengawasan agak kurang, biasanya ada yang coba-coba lagi. Makanya kita tempatkan anggota di situ supaya tetap tertib,” ujarnya.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya juga telah memerintahkan Satpol PP agar menertibkan PKL yang berjualan di trotoar jalan-jalan utama Ibu Kota.

Tak cuma PKL, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan juga diminta untuk ditertibkan jika terbukti menggunakan trotoar untuk berjualan.

Baca Juga:Warga Kemang Protes Suara Bising King Padel Hingga Malam Hari Ganggung Waktu Istirahat, Berujung Lapor Polsek!Ini Tampang Pengemudi Toyota Calya yang Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Ternyata Bawa Wanita!

“Kami meminta kepada jajaran Satpol PP untuk melakukan penertiban kepada PKL-PKL, apakah itu PKL liar maupun binaan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa, 24 Februari 2026.

Selain itu Mas Pram sapaan akrab Pramono juga menyoroti maraknya parkir liar di Jakarta.

Dia pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) agar segera menertibkan parkir liar di jalan-jalan protokol.

Politisi PDI Perjuangan itupun mengimbau pada pengemudi ojek online (Ojol) agar ikut menjaga ketertiban dengan tidak memarkirkan kendaraan sembarangan.

“Termasuk ojol untuk tidak sembarangan memarkir kendaraan,” ujarnya.

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar