PASUNDANEKSPRES.CO – Meski tanpa Bojan Hodak yang mendampingi di sisi lapangan, kapten tim Persib Bandung, Federico Barba, menegaskan timnya hanya ingin meraih kemenangan saat menghadapi Madura United, pada Super League 2025/2026, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).
Menurut Federico Barba, di putaran kedua Super League ini, semua tim bisa melakukan perubahan yang sangat besar.
“Tapi tidak ada yang berubah dari mentalitas kami karena kami bertekad mendapatkan tiga poin. Ini adalah hal terpenting,” ujar Barba, di Stadion GBLA, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga:100 Personel Gabungan Pelototi Tanah Abang, Cegah PKL Kembali Berjualan di Trotoar Usai DitertibkanTelkomsel Siapkan 43 Posko Siaga untuk Jamin Layanan Lancar Saat Ramadan & Lebaran 2026
Barba mengatakan, seperti yang pelatih katakan, timnya sudah melakukan persiapan dalam dua hari dan ingin mendapatkan tiga poin.
“Kami bermain di kandang, ini target dari kami semua adalah meraih tiga poin,” kata Barba.
Menurut Federico Barba, absennya pelatih kepala, Bojan Hodak, karena akumulasi kartu, bisa saja terjadi ketika musim bergulir.
“Kami sudah siap, kami tetap didampingi coach Igor (Tolic) di sini dan bagi kami, ini sama saja. Yang terpenting adalah semuanya bersama-sama, kami bicara bersama-sama dan kami adalah tim. Ketika menjadi sebuah tim, semua individu harus menyatu dengan yang lainnya,” kata pemain asal Italia ini.
Ketika disinggung soal Persib Bandung hanya kemasukan sekali di kandang, menurutnya, semua bagian dari tim berperan untuk bisa melakukan itu.
“Jadi ini bukan hanya dari barisan pertahanan, bukan hanya karena para bek dan penjaga gawang. Jadi semua tim melakukan pressing dengan baik, kami mempersiapkan pertandingan seperti yang pelatih katakan,” tuturnya.
Barba mengatakan, timnya selalu berusaha untuk tidak kebobolan dan mencetak gol ke gawang lawan, memang semua laga tidak mudah, ini liga yang sulit, tidak mudah mendapatkan tiga poin di sini.
Baca Juga:Dokumen Dimanipulasi, 14 Warga Sukabumi Gagal Berangkat UmrahArsenal Siapkan Rp995 Miliar Hugo Larsson, Tawaran Rp2 Triliun Julian Alvarez Ditolak Atletico
“Tapi menurut saya adalah paling penting memenangkan pertandingan, jadi ketika kami bisa menang tanpa kebobolan itu menjadi cara terbaik,” ujar Barba.
Barba mengaku, dirinya orang Italia, dan tidak suka kalau timnya memberikan gol kepada kepada lawan dan ini sangat tidak bagus.
“Tapi saya harap kami bisa selalu mencetak satu gol lebih banyak ketimbang tim lawan,” ucapnya.
