PASUNDANEKSPRES.CO – Guru Besar St. Petersburg State University, Connie Rahakundini Bakrie mengungkap ada jenderal bintang dua Israel yang mengancam Indonesia tidak usah ikut campur persoalan Geopolitik.
Politik bebas aktif Indonesia kembali menjadi perbincangan publik di tengah memanasnya situasi geopolitik dunia.
Sejumlah pengamat menilai kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia masih relevan digunakan menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Baca Juga:ASDP Antisipasi Lonjakan Pemudik, Diprediksi 5,8 Juta Orang Lintasi PenyeberanganMenko Airlangga Tegaskan Komitmen Jaminan Produk Halal di Perjanjian Dagang Indonesia dan AS
Di tengah ketegangan internasional dan rivalitas kekuatan besar, posisi Indonesia di panggung dunia dinilai harus semakin tegas dan bermartabat.
Politik Bebas Aktif Indonesia di Tengah Ancaman ‘Board of War’
Dalam diskursus terbaru, Connie Bakrie menyebut adanya istilah ‘board of war’ sebagai metafora situasi global yang dinilai semakin panas.
Sebagian pihak, salah satunya Connie Bakrie yang menilai Indonesia perlu menjaga jarak dari konflik geopolitik global agar tidak terjebak dalam polarisasi kekuatan dunia.
Konsep politik luar negeri bebas aktif Indonesia disebut sebagai strategi terbaik untuk tetap independen tanpa terseret kepentingan blok tertentu.
Connie Bakrie menilai Indonesia harus mampu memainkan peran non-blok secara aktif namun tetap menjaga kedaulatan nasional.
Strategi non-alignment policy Indonesia dinilai penting agar negara tetap punya ruang manuver diplomatik yang luas.
Isu lain yang turut mencuat adalah soal gestur diplomatik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam pertemuan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Baca Juga:Asrama Haji Banten Resmi Jadi Embarkasi, 9.000 Jemaah Asal Banten Bisa Langsung Terbang ke Tanah SuciPrabowo Bikin Acara Kumpul Mantan Presiden di Istana, Jokowi Konfirmasi Hadir
Sebagian publik menilai gestur tersebut kurang mencerminkan etika diplomasi antar kepala negara.
Peristiwa itu memicu perdebatan tentang martabat Indonesia dalam hubungan internasional.
Banyak yang berharap Presiden Prabowo Subianto menunjukkan sikap tegas demi menjaga kehormatan negara di forum global.
Narasi yang berkembang menekankan bahwa Indonesia adalah negara berdaulat dan bermartabat, sehingga tidak boleh diposisikan lebih rendah dalam relasi internasional.
Diplomasi Indonesia, menurut Connie Bakrie, harus mengedepankan kesetaraan dan saling menghormati.
“Gestur kemarin sudah dibaca oleh Presiden Trump, wah Indonesia serius nih pengen ikutan dipanggung dunia,” ungkap Connie Bakrie, dikutip dari kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
Sudah lebih dari satu tahun pemerintahan, evaluasi kinerja Presiden Prabowo Subianto mulai ramai diperbincangkan.
