PASUNDANEKSPRES.CO – Kebutuhan daging ayam di Jakarta mengalami pelonjakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Hingga Jumat, 13 Maret 2026, kebutuhan daging ayam di Jakarta melonjak 10,77 persen dari yang sebelumnya 9.010 ton menjadi 10.560 ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok meski terjadi kenaikan permintaan, stok daging ayam mencukupi.
“Prognosa ketersediaan 11.616 ton,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga:Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah pada Ekonomi RI, Pastikan Swasembada DipercepatBGN Hentikan Sementara SPPG Pamekasan Usai Temuan Lele Mentah di Menu MBG
Selain mengalami kenaikan kebutuhan, harga daging ayam juga mengalami pelonjakan sebesar 1,24 persen menjadi Rp44.680 per kilogram (Kg).
Selain daging ayam, komoditas pangan strategis yang mengalami kenaikan kebutuhan yakni telur ayam, bawang merah, minyak goreng dan cabai rawit.
Telur ayam mengalami peningkatan kebutuhan sebesar 17,20 persen dari kebutuhan normal 9.010 ton menjadi 10.560 ton.
Saat ini stok telur ayam di Jakarta kata Hasudungan tercukupi dengan pragnosa ketersediaan 11.616 ton.
Untuk bawang merah mengalami kenaikan permintaan sebesar 10,67 persen dari kebutuhan normal 2.777 ton menjadi 3.073 ton.
“Untuk prognosa ketersediaan bawang merah di Jakarta sebanyak 7.295 ton,” sambungnya.
Sedangkan untui minyak goreng mengalami pelonjakan kebutuhan sebesar 9,67 persen dari kebutuhan normal 17.591 ton menjadi 19.292 ton.
Untuk stok minyak goreng menjelang lebaran tertapantau mencukupi dengan total ketersediaan 37.777 ton.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jamaah Umrah RI Tertahan di Arab Saudi, Pemerintah Perpanjang VisaBantu Pemudik Blokir ATM Hilang, Polda Jabar Siapkan Layanan Siber Saat Operasi Ketupat Lodaya 2026
Sementara untuk cabai rawit mengalami kenaikan kebutuhan sebesar 9,18 persen dari kebutuhan normal 2.215 ton menjadi 2.419 ton.
Persediaan cabai rawit di Jakarta saat ini tercatat 3.525 ton, sehingga stoknya masih aman sampai lebaran 2026.
“Stok pangan cukup. Berdasarkan prognosa kebutuhan dan ketersediaan menjelang HBKN Idul Fitri Maret 2026,” pungkasnya.
