Usai Longsor Sampah Bantargebang, Pemprov DKI Akan Bangun 3 PLTSa

Usai Longsor Sampah Bantargebang, Pemprov DKI Akan Bangun 3 PLTSa
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal membangun PLTSa di tiga lokasi.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Pembangunan TPSa tersebut rencananya langsung di tiga lokasi sekaligus, yakni di Bantargebang di Kota Bekasi, kemudian di Tunjungan dan ITF Sunter di Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, saat ini pihaknya telah secara resmi mengusulkan pembangunan tiga fasilitas PLTSa tersebut ke pemerintah pusat.

Baca Juga:Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah pada Ekonomi RI, Pastikan Swasembada DipercepatBGN Hentikan Sementara SPPG Pamekasan Usai Temuan Lele Mentah di Menu MBG

“Untuk pembangkit listrik tenaga sampah, DKI Jakarta secara resmi mengusulkan tiga PLTSa,” kata Pramono di Tanah Abang, Jakarta Pusat dikutip Jumat, 13 Maret 2026.

Pramono mengungkapkan, nantinya TPSa di Bantargebang mampu mengolah sekitar 3.000 ton sampah setiap hari menjadi tenaga listrik.

3.000 ton sampah tersebut kata Pramono terdiri dari 2.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah lama.

Sementara untuk PLTSa di Tunjungan sekitar 2.000 ton sampah baru yang diolah menjadi tenaga listrik.

Sedangkan untuk di ITF Sunter, kurang lebih 2.500 ton sampah baru per hari yang dapat diolah menjadi tenaga listrik.

“Kalau PLTSa ini jalan, sudah kurang lebih 6.500 sampai 7.000 ton per hari sampah itu akan tertampung,” ujarnya.

Pembangunan PLTSa tersebut untuk mengurangi beban sampah di TPST Bantargebang.

Pasalnya daya tampung sampah di TPST Bantargebang sekarang ini sudah overload.

Baca Juga:Puluhan Ribu Jamaah Umrah RI Tertahan di Arab Saudi, Pemerintah Perpanjang VisaBantu Pemudik Blokir ATM Hilang, Polda Jabar Siapkan Layanan Siber Saat Operasi Ketupat Lodaya 2026

Ini berakibat terjadi longsoran pada gunungan sampah di Zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu, 8 Maret 2026.

Longsornya sampah Bantargebang ini mengakibatkan 7 orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

“Saya yakin ini akan juga mengurangi volume yang ada di Bantargebang. Yang itu yang akan kami lakukan,” ujarnya.

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar