PASUNDANEKPRES.CO – Gegara Google Maps, ratusan mobil pemudik nyasar ke sawah saat hendak menuju akses tol di wilayah Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Peristiwa tersebut dialami ratusan mobil pemudik saat momen arus balik Lebaran 2026, tepatna pada Senin, 23 Maret 2026.
Beredar video dan foto di media sosial, mobil-mobil tersebut nyasar ke sawah karena kesalahan rute dari aplikasi navigasi Google Maps.
Baca Juga:Legitnya Bagi-Bagi 1.500 Paket Takjil Pisang Goreng Madu Bu Nanik dengan Kemasan Ramah LingkunganIntip Kesiapan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026
Alih-alih diarahkan jalan menuju Gerbang Tol Purwomartani, ratusan mobil pemudik itu justru dibawa ke jalur alternatif melewati persawahan.
Mobil-mobil tersebut terjebak di jalur yang tidak layak, sempit dan tidak beraspal sehingga sulit untuk dilalui.
Warga setempat ungkap bahwa kendaraan -kendaraan tersebut mulai terlihat sekitar pukul 13.30 WIB.
Tak berselang lama, jalur tersebut mulai dipadati kendaraan hingga menyebabkan kemacetan cukup panjang, bahkan kendaraan juga tampak sulit bergerak.
Melihat kondisi tersebut, warga mulai turun tangan dan membantu deretan kendaraan yang nyasar.
“Warga akhirnya bantu mengarahkan supaya tidak semakin tersesat jauh ke dalam sawah,” ujar warga di lokasi.
Sementara itu, Jasa Marga memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut melalui pengelola ruas Jogja-Solo.
Baca Juga:Usai Longsor Sampah Bantargebang, Pemprov DKI Akan Bangun 3 PLTSaTrafik Mudik Naik 9 Persen, Ini Antisipasi ASDP di Jalur Penyeberangan
Mereka membenarkan adanya insiden yang membuat pengemudi kendaraan tersesat di jalur alternatif.
Dalam penyataan resminya, pengendara diminta untuk tidak bergantung pada aplikasi navigasi terutama saat kondisi lalu lintas padat seperti arus balik Lebaran.
“Pengendara diimbau untuk tetap memperhatikan rambu lalu lintas fisik yang telah terpasang dan jangan ragu untuk bertanya kepada petugas di lapangan guna menghindari kepadatan atau tersesat di rute yang tidak memadai,” tulis pernyataan resmi.
Insiden ini menjadi pengingat bagi pemudik untuk tetap berwaspada menggunakan teknologi navigasi.
RENDIKA MARFIANSYAH.
