Kini John Herdman yang resmi menjabat sejak Januari 2026 memiliki kesempatan emas untuk menghapus kutukan tersebut.
Setelah melewati ujian perdana di FIFA Series bulan Maret, tantangan sesungguhnya hadir melalui jadwal ganda yang melelahkan.
Dimulai dari ASEAN Cup garapan AFF pada Juli mendatang hingga agenda baru besutan FIFA yang jaraknya tak sampai sebulan dari partai final turnamen sebelumnya.
Baca Juga:Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah? Simak Informasinya di SiniOngkos Haji 2026 Terdampak Harga Avtur, Menhaj: Tidak Dibebankan kepada Jemaah
FIFA secara mengejutkan menambah opsi trofi bagi negara Asia Tenggara melalui FIFA ASEAN Cup yang memiliki prestise tinggi.
Jika John Herdman mampu menyapu bersih kedua trofi tersebut dalam tahun debutnya, ia tidak hanya akan menulis ulang sejarah sepak bola Indonesia, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pahlawan baru di hati jutaan suporter.
Eks Wakil Presiden VFF Puji Kualitas Pemain Eropa Timnas Indonesia
Pengakuan paling jujur biasanya datang dari rival yang paling sering kita sakiti.
Kebangkitan masif skuad Garuda ternyata memaksa insan sepak bola Vietnam untuk melepaskan ego mereka dan mulai melihat realitas dengan jernih.
Wakil Presiden VFF secara terbuka memberikan pujian setinggi langit terhadap kualitas pemain diaspora timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Indonesia kini berdiri tegak sebagai satu-satunya wakil ASEAN di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 sekaligus mengunci tiket Piala Asia 2027.
Dominasi ini terlihat saat anak asuh John Herdman mampu mendikte permainan melawan tim sekelas Bulgaria meski berakhir dengan skor tipis 0-1.
Baca Juga:Info A1! Timnas Indonesia Ditantang Negara Top Eropa di FIFA Matchday, John Herdman Bawa Dua Pemain BaruHeboh Pengadaan Ribuan Motor Kepala SPPG, Pubaya : Tahun Lalu Ditolak
Transformasi ini tak lepas dari magis para pemain Eropa seperti Maarten Paes, Kevin Fiks, Jay Idzes, hingga Calvin Verdonk yang membawa standar kompetisi elite ke dalam skuad. Kualitas inilah yang membuat Dong Fulam, eks Wakil Presiden VFF, angkat bicara.
“Ini adalah kelompok pemain yang perlu diperhatikan oleh timnas Vietnam karena mereka cukup berlevel tinggi dan memiliki banyak pengalaman bermain di turnamen besar,” kata Fulam.
Meski optimistis Vietnam tidak akan mudah dikalahkan seperti tiga pertemuan tragis di tahun 2024 lalu, ia sadar bahwa menundukkan Indonesia saat ini adalah misi yang sangat rumit.
Pertarungan taktikal ini akan berlanjut di ASEAN Cup dan FIFA ASEAN Cup 2026.
