Bersabar Menegakkan Amar Makruf Nahi Mungkar

Bersabar Menegakkan Amar Makruf Nahi Mungkar
0 Komentar

وَاتَّقُوْا فِتْنَةً لَّا تُصِيْبَنَّ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَاۤصَّةً ۚوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang zalim saja di antara kalian. Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksanya (TQS al-Anfal [8]: 25).

Dalam ayat ini Allah SWT memberikan peringatan kepada kaum Mukmin agar tidak meninggalkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, juga tidak meninggalkan amar makruf nahi mungkar.

Meninggalkan amar makruf nahi mungkar juga bisa menjadi penyebab doa tidak dikabulkan. Rasulullah saw. bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنْ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوْشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْ عِنْدِهِ ثُمَّ لَتَدْعُنَّهُ فَلاَ يَسْتَجِيْبُ لَكُمْ

Baca Juga:Mimpi Penuntasan Wabah dengan Penanganan Setengah-SetengahPendangkalan Akidah di Balik Moderasi Agama

Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalian benar-benar melakukan amar makruf nahi mungkar atau (jika tidak) niscaya Allah akan mengirimkan hukuman/siksaan kepada kalian (karena keengganan kalian tersebut). Lalu kalian berdoa kepada Allah, namun Dia tidak mengabulkan doa kalian (HR at-Tirmidzi).

Hadis Nabi saw. ini menegaskan kewajiban setiap Muslim untuk mengajak berbagai pihak agar melakukan kebaikan dan melarang mereka melakukan keburukan. Hadis tersebut juga mengancam orang-orang yang enggan melakukan amar makruf nahi mungkar, yaitu akan diberi hukuman/siksaan atas keengganan mereka tersebut, juga pada saat itu doa yang mereka panjatkan tidak akan Allah SWT kabulkan.

Setiap amal perbuatan termasuk amar makruf nahi mungkar pasti ada tantangan dan hambatan.  Perubahan yang diharapkan dari aktivitas amar makruf nahi mungkar tak selalu terjadi dalam waktu cepat.  Di sinilah diperlukan sikap sabar dan istiqamah.  Allah SWT berfirman:

وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Lakukanlah amar makruf nahi mungkar dan bersabarlah atas segala sesuatu yang menimpa kalian. Sungguh yang demikian termasuk hal-hal yang telah Allah wajibkan (TQS Luqman [31]: 17).

Jadikanlah niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT adalah kunci penting dalam membangun sikap sabar dan istiqamah. Terkait hal ini Imam Ibnu Taimiyah berpesan, “Wajib bagi pelaku amar makruf nahi mungkar  untuk selalu ikhlas semata-mata karena Allah, dengan maksud taat kepada Allah. Hendaknya tujuannya adalah untuk memperbaiki orang yang diperintah dan menegakkan hujjah kepada dirinya. Jangan bertujuan untuk mencari kedudukan, baik untuk dirinya maupun untuk kelompoknya, atau untuk melecehkan orang lain.”

Laman:

1 2
0 Komentar