Anthony Ginting Luncurkan Cedera Comeback di Indonesia Masters 2026

Anthony Ginting Luncurkan Cedera Comeback di Indonesia Masters 2026
SUMBER BY:TEMPO
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memilih untuk tidak menetapkan target spesifik di Indonesia Masters 2026, melainkan fokus untuk mendapatkan kembali konsistensi setelah pulih dari cedera.

“Saya baru saja bermain lagi di Istora, dan saya tidak terlalu memikirkan target,” kata Ginting setelah pertandingan kualifikasinya di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026, seperti dikutip Antara.

“Yang terpenting adalah mampu tampil maksimal di setiap pertandingan.”

Baca Juga:Uang Hasil Meras Tim Sudewo dari Perangkat Desa Dimasukan Karung Diikat Karet Kayak Bawa BerasPertemuan Kerajaan Wakanda dengan Fantastic Four di Teaser Terbaru Avengers: Doomsday

Ginting melaju ke babak utama setelah mengalahkan Kantaphon Wangcharoen dari Thailand dengan skor 21–12, 21–7. Penampilannya di turnamen BWF Super 500 ini datang secara tak terduga, karena awalnya ia terdaftar sebagai pemain cadangan.

“Bisa bermain hari ini tentu saja atas kehendak Tuhan. Sejak awal, saya berada di daftar tunggu dan baru mendapat konfirmasi di menit-menit terakhir,” katanya.

“Namun, terlepas dari apakah saya bermain atau tidak, saya tetap mempersiapkan diri untuk Indonesia Masters.”

Indonesia Masters 2026 menandai turnamen pertama Ginting tahun ini dan kembalinya dia ke kompetisi sejak French Open pada Oktober 2025, di mana ia mengalami cedera bahu. Meskipun absen cukup lama, ia mengatakan tidak mengalami kesulitan besar di lapangan.

Di babak pertama, juara Indonesia Masters 2018 dan 2020 ini dijadwalkan menghadapi Julien Carraggi dari Belgia pada hari Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 10:00 pagi waktu setempat.

Ginting menggambarkan tahun 2025 sebagai tahun yang sulit, ditandai dengan cedera berulang yang membatasi penampilannya dan menyebabkan peringkat dunianya turun ke peringkat 76. Memasuki musim baru, ia mengatakan sedang membangun kembali kariernya.

“Tahun 2025 tidak mudah. ​​Ada banyak tantangan dan banyak hal tidak berjalan lancar,” kata peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 itu.

Baca Juga:Bukan Cuma Estetik, Ini 5 Surga Kuliner Legendaris di Braga yang Wajib DicobaMemanfaatkan Kekuatan Olahraga: Orange Lion Sports Pimpin Tren Racecation yang Kian Berkembang

“Saat memasuki tahun 2026, saya merenungkan semuanya. Ini adalah jalan yang harus saya tempuh. Rasanya seperti memulai dari awal lagi.”

Ia mengakui bahwa istirahat panjang telah memengaruhi kepercayaan dirinya, tetapi mengatakan dukungan kuat dari penonton tuan rumah di Istora memberinya dorongan tambahan.

“Itu di luar ekspektasi saya. Biasanya, hari pertama kualifikasi tidak terlalu ramai, tetapi hari ini suasananya cukup meriah,” katanya.

0 Komentar