PASUNDANEKSPRES.CO – Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London pada hari Selasa, pertemuan keduanya dengan pemimpin Inggris tersebut dalam waktu kurang lebih dua bulan, seiring kedua pihak berupaya memperluas kerja sama strategis mulai dari urusan maritim hingga pendidikan.
Prakira tiba di 10 Downing Street mengenakan topi kopiah hitam khasnya dan setelan abu-abu, berjalan menuju Starmer yang menunggu di pintu ikonik kediaman perdana menteri.
Kunjungan ini menandai pertemuan kedua mereka di tempat tersebut, setelah pertemuan pertama pada 21 November 2024, yang menggarisbawahi peningkatan intensitas pertukaran tingkat tinggi antara Jakarta dan London.
Baca Juga:Bolen Pizza Sijarwo, Inovasi UMKM Karanganyar yang Angkat Singkong dan Pisang LokalTop 5 Ekonomi Sepekan: Kata Menkeu soal Kenaikan Gaji ASN 2026 hingga Harga Emas Antam
Starmer menyambut Prabowo dengan hangat, keduanya bertukar sapa singkat, berjabat tangan, dan berpose untuk foto sebelum memasuki gedung.
Momen ringan terjadi ketika kucing Kantor Perdana Menteri, yang dikenal luas sebagai “Larry si Kucing”, mendekati pemimpin Indonesia di pintu masuk, yang membuat Starmer dan para jurnalis yang meliput kunjungan tersebut tersenyum.
Kedua pemimpin kemudian melanjutkan perjalanan ke ruang pertemuan di lantai atas, di mana Starmer menyampaikan apresiasi atas semakin eratnya hubungan antara Inggris dan Indonesia.
Prakiraan menggemakan sentimen tersebut, menyoroti kerja sama di sektor maritim serta hubungan pendidikan, khususnya dengan universitas-universitas Russell Group di Inggris, yang menurutnya menawarkan peluang baru untuk kemitraan.
Ia menambahkan bahwa ia senang melihat “banyak jalan strategis baru” terbuka antara kedua negara, dan menggambarkan pertemuan di London sebagai bagian penting dari agenda resmi pertamanya selama kunjungan tersebut.
Prakiraan dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanannya dengan pembicaraan di Lancaster House dengan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy dan audiensi dengan Raja Charles III pada hari Rabu.
Penulis: MUAMMAR QADAFFI
