Terungkap Sudah, Misteri Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Catat 13.647 Langkah

Terungkap Sudah, Misteri Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Catat 13.647 Langkah
Tim SAR mencari korban pesawat ATR 42-500 (ANTARA FOTO/Muchtamir)
0 Komentar

Syafi’i memastikan data langkah kaki tersebut bukan terekam setelah pesawat jatuh, melainkan data beberapa bulan lalu.

“Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan. Dan yang bersangkutan (pihak keluarga korban) sudah dimintai keterangan,” ujar Syafi’i usai rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

“Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah di-clear-kan tadi pagi,” sambungnya.

Baca Juga:Horor! Kereta Tabrak Truk Air hingga Terbelah Dua di Cirebon, Begini KronologisnyaDedi Mulyadi Sidak Tambang Ilegal di Subang Tengah Malam, Tegas Ancam Pidanakan

Syafi’i mengatakan keluarga Farhan telah menerima penjelasan tersebut. Namun, dia memahami harapan keluarga yang sempat muncul akibat informasi pergerakan langkah kaki tersebut.

“Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah di-clear-kan tadi pagi,” sambungnya.

Syafi’i mengatakan keluarga Farhan telah menerima penjelasan tersebut. Namun, dia memahami harapan keluarga yang sempat muncul akibat informasi pergerakan langkah kaki tersebut.

“Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast,” tuturnya.

“Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga pesawat helikopter sekarang kita modifikasi cuaca mudah-mudahan cuaca membaik,” imbuh Syafi’i.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar