Dalam Sebulan Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat Kebanjiran 3 Kali

Rawa Buaya Cengkareng
Hujan deras yang mengguyur kawasan Bojong Kavling RT 012 RW 04, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis, 29 Januari 2026 dini hari mengakibatkan banjir setinggi 30-50 cm, Kamis, 29 Januari 2026-Disway.id/Fandi Permana-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bojong Kavling RT 012 RW 04, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis, 29 Januari 2026 dini hari mengakibatkan banjir setinggi 30-50 cm.

Pantauan kami di lokasi, terdapat 100 KK lebih yang terdampak akibat banjir tersebut

Sejumlah motor dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi agar tak terendam air dan warga memindahkan barang-barang berharga ke lantai 2 rumah. Banjir kali ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kurun waktu seminggu.

Baca Juga:7 Rekomendasi Bakso Viral di Bandung, Ada yang Harga Rp 5.000!Kisah Sudrajat, Penjual Es Kue yang Dagangannya Dituduh Berbahan Spons

Diketahui, banjir serupa sempat merendam pada 22 Januari 2026 hingga setingga dada orang dewasa. Alhasil banjir tersebut baru surut 2 hari kemudian pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Ketua RT setempat, Yayah, mengaku banjir kali ini menimbulkan keresehan para warga. Sebab, warga harus bersusah payah mengevakuasi diri beserta harta benda karena luapan air yang tak terprediksi.

“Sudah ketiga kalinya. Hari ini banjirnya lumayan, padahal cuma hujan 3 jam. Kemungkinan bisa naik lagi karena cuaca masih hujan sampe siang,” ujarnya kepada kami.

Yayah meminta agar warga yang terdampak bisa mengevakuasi mandiri untuk memindahkan kendaraan bermotor ke tempat lebih tinggi. Ia menduga banjir ini terjadi karena drainase yang tak kunjung diperbaiki sehingga air mudah meluap meski aliran kali normal.

“Di sini drainasenya buruk, air hujan tak mengalir ke selokan besar di komplek. Padahal kali angke di sini udah aman karena tanggul,”

Warga Khawatir Listrik Padam

Senada dengan hal itu, seorang warga, Deni (38), mengaku khawatir akan terjadi pemadaman listrik seperti minggu lalu. Sebab, apabila debit air meninggi, otomatis PLN akan memadamkan listrik yang tak diketahui berapa lama.

Untuk di kawasan Jalan Bojong Kavling, sejumlah motor dievakuasi dengan styrofoam untuk melewati genangan. Kawasan Komplek Carina Sayang yang bersinggungan langsung dengan Bojong Kavling dijadikan lahan parkir darurat bagi warga.

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar