Bro Ron Bergerak Kirim Kader PSI Usut Penyimpangan Bansos yang Diterima Keluarga Siswa SDN NTT yang Bunuh Diri

Bro Ron Bergerak Kirim Kader PSI Usut Penyimpangan Bansos yang Diterima Keluarga Siswa SDN NTT yang Bunuh Diri
Waketum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron kerahkan kader PSI untuk mengusut soal bansos yang diterima siswa SD NTT, YBS (10) yang nekat bunuh diri.
0 Komentar

“Anak usia 10 tahun seharusnya dilindungi dan dibantu, bukan sampai merasa putus asa hanya karena buku dan pena,” tegasnya.

Kasus ini, lanjut Dia, menunjukkan bahwa sangat penting bagi semua pihak, untuk mengoreksi sistem pendidikan, perlindungan sosial, dan kepedulian lingkungan sekitar.

“Pendidikan dasar seharusnya benar-benar gratis dan inklusif, tanpa membebani anak dari keluarga miskin,” ucapnya.

Baca Juga:Istana Klaim Gerakan Gentengisasi Prabowo demi Kebersihan dan Daya Tarik WisataPramono Larang Rumah Baru Pakai Atap Seng, Dukung Gentengisasi Prabowo

Ia menambahkan bahwa kedepan, sistem pendidikan harus benar-benar menjamin sekolah dasar gratis termasuk perlengkapan belajar.

Hal itu agar tidak kembali lagi tragedi mengenaskan ini.

“Perlindungan sosial harus aktif dan tepat sasaran bagi keluarga rentan tanpa menunggu tragedi terjadi,” pungkasnya.

Menurutnya, kepedulian sosial juga wajib dibangun kuat. Baik itu di sekolah maupun keluarga dan lingkungan sekitar.

“Di sekolah dan masyarakat agar setiap anak yang kesulitan segera dibantu dan tidak pernah merasa sendirian menghadapi kemiskinan,” imbuhnya.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar