“Kami sedang memonitor perkembangan, baik ke supplier maupun ke petani dan peternak, baik itu ayam, daging, maupun telur. Tujuannya agar kita bisa temukan harga terbaik untuk masyarakat. Sehingga kalaupun ada kenaikan menjelang puasa, itu tidak terlalu tinggi,” ucap Imara.
Menurutnya, kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan pola tahunan.
Biasanya harga akan kembali stabil saat puasa berjalan, lalu berpotensi naik lagi mendekati Idulfitri.
“Kami bersama Bapak Bupati dan teman-teman Forkopimda berusaha agar di Kabupaten Cirebon kenaikannya tidak terlalu signifikan sehingga tidak memberatkan masyarakat yang ingin melaksanakan puasa maupun lebaran,” jelas dia.
Baca Juga:Instruksi Purbaya, Bea Cukai Segel Toko Tiffany & Co untuk Pengawasan AdministratifStok Dijamin Aman Bansos Beras Siap Disalurkan di Kuartal I
Terkait potensi penimbunan, Imara memastikan tim Reskrim telah bergerak melakukan pengawasan.
“Kami sudah memonitor juga. Tim kami dari Reskrim juga bergerak untuk mengantisipasi. Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan. Namun jika ada informasi dari rekan-rekan, bisa disampaikan kepada kami untuk nanti kami bersama Forkopimda tindak lanjuti bersama,” katanya.
Ia juga mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.
“Tetap jaga stabilitas harga. Untuk teman-teman di pasar juga tolong jangan terlalu menaikkan harga berlebihan. Sesuaikan dengan supplier-nya. Nanti kami juga akan berkomunikasi dengan pihak supplier,” ujarnya.
Dialog Hangat di Tengah Riuh Pasar
Pantauan di lokasi, suasana Pasar Sumber tampak ramai.
Dengan pengawalan aparat TNI-Polri, rombongan menyusuri lorong-lorong pasar yang dipenuhi tumpukan karung beras, peti telur, hingga sayuran segar.
Di lapak ayam potong, pedagang mengeluhkan harga yang mulai “larang” atau mahal.
Rombongan kemudian bergeser ke lapak cabai dan bumbu dapur.
Di sana, pedagang perempuan menyebut harga cabai setan melonjak tajam.
Tak hanya itu, Imron dan Imara juga memeriksa kualitas beras dengan mengambil segenggam langsung dari karung, serta mengecek harga beras kemasan 5 kilogram untuk memastikan sesuai ketentuan.
Dialog berlangsung santai, sesekali diselingi tawa ringan.
Namun pesan yang disampaikan tegas, yakni harga harus tetap terkendali.
Tim gabungan memastikan monitoring tidak berhenti di Pasar Sumber.
Pengawasan juga dilakukan ke Pasar Pasalaran, Kecamatan Weru dan pasar-pasar lain di wilayah Kabupaten Cirebon guna menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.
