PASUNDANEKSPRES.CO – Laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) antara Persib Bandung vs Ratchaburi FC, Rabu (18/2/2026), bukan sekadar pertandingan biasa.
Ini adalah laga hidup mati di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Secara matematis, tugas Persib memang sangat berat.
Namun, dalam sepak bola, tidak ada yang mustahil.
Harapan Bobotoh untuk melihat Maung Bandung lolos ke babak selanjutnya masih tetap terjaga.
Misi 4 Gol Tanpa Balas
Tertinggal agregat 0-3 dari leg pertama memang terasa sesak.
Jika ingin lolos langsung, Persib butuh kemenangan minimal 4-0.
Syarat utamanya: Bikin 4 gol dan jangan sampai kebobolan.
Baca Juga:3,67 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta pada Mudik Lebaran NantiMenengok Tradisi Munggahan Jelang Ramadan Warga Purwakarta, Warisan Sunda yang Terus Dirawat
Mungkin banyak penonton atau pengamat yang pesimistis dan menganggap selisih empat gol itu tidak mungkin.
Tapi bagi saya, laga belum dimulai. Selama peluit kick-off belum berbunyi, peluang itu tetap 50:50.
Apalagi sekarang Persib tampil dengan kekuatan lebih lengkap, ditambah hadirnya Beckham Putra yang bisa menjadi pembeda.
Keuntungan Cuaca dan “Sakit Hati” Pemain
Ada dua faktor non-teknis yang sangat menguntungkan Persib di laga sore ini:
Faktor Cuaca: Pengalaman saya bermain di Thailand, panasnya jauh berbeda dengan di sini.
Mereka terbiasa dengan cuaca menyengat.
Di Bandung, udara lebih sejuk dan terkadang lembap.
Ini bisa membuat pemain Ratchaburi tidak maksimal, sementara pemain Persib sudah sangat hafal dengan kondisi GBLA.
Motivasi “Dendam” Positif: Kalah 3-0 di Thailand pasti menyisakan rasa marah dan sakit hati di dada pemain.
Rasa ingin membalas itu akan menjadi energi tambahan.
Baca Juga:Detik-Detik Mobil Tangki Terbakar di Tol Cipali KM 185A, Jalur Arah Cirebon LumpuhPenjelasan Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026: Tak Penuhi Kriteria MABIMS
Motivasi mereka akan berlipat ganda karena bermain di depan ribuan Bobotoh.
Dukungan Penuh Bobotoh di GBLA
Saat di Thailand, dukungan Bobotoh memang terasa, tapi jumlahnya terbatas.
Hari ini, Stadion GBLA akan menjadi “neraka” bagi tim tamu.
Suntikan motivasi dari tribun, ditambah arahan taktis dari pelatih Bojan Hodak, harusnya bisa menciptakan tren positif.
Ini adalah momen langka.
Lolos ke perempat final kompetisi Asia adalah ambisi besar.
Siapapun yang dipercaya turun sejak menit pertama, mereka harus punya ambisi yang sama untuk membalikkan keadaan.
