PASUNDANEKSPRES.CO – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menargetkan minimal 90 persen jalan Provinsi dalam kondisi baik pada 2026, bahkan bisa 100 persen tuntas sebelum akhir tahun.
Dikatakan Dedi, proyek infrastruktur jalan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini.
“Di tahun ini seluruh jalan Provinsi sudah minimal 90 persen dalam keadaan baik. Dan kita inginnya 100 persen tahun ini dalam keadaan baik, bisa dilewati dan nyaman untuk semua orang,” ujar Dedi, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga:MotoGP Thailand 2026 Siap Digelar Pekan Ini, Cek Jadwal Balap dan Siaran Langsungnya!Kronologi dan Motif Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Kapak, Diduga Cinta Ditolak
Saat ini, Dedi mengakui kondisi Jalan Provinsi belum seluruhnya mulus. Sejumlah ruas Jalan di beberapa daerah masih rusak dan berlubang. Dedi pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut.
“Untuk seluruh warga Jabar, mohon maaf apabila masih ada jalan provinsi yang bolong,” katanya.
Menurutnya, percepatan perbaikan infrastruktur jalan menjadi fokus kebijakan tahun ini. Anggaran telah dialokasikan untuk mempercepat penanganan di berbagai titik, dengan prioritas pada ruas yang berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan distribusi ekonomi.
Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dedi menyebut Pemprov Jabar menyiapkan anggaran relatif besar untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan tersebut.
“Buat warga Cibarusah, tahun ini juga pemerintah provinsi sudah mengalokasikan anggaran yang relatif besar untuk perbaikan jalan di wilayah Cibarusah,” katanya.
Dedi pun meminta masyarakat agar lebih cermat saat mengeluhkan kerusakan jalan di media sosial. Sebaiknya, kata dia, warga mencantumkan status jalan secara jelas, apakah itu jalan desa, kabupaten, provinsi, atau nasional.
“Kalau posting-posting jalan jelek, harus jelas status jalannya. Apakah jalan desa, jalan kabupaten, jalan provinsi atau jalan nasional,” katanya.
RENDIKA MARFIANSYAH.
