Enam pemain asing dengan rekam jejak yang menjanjikan, termasuk beberapa nama yang disebut-sebut memiliki kualitas grade A di Eropa secara terang-terangan menyatakan keinginan mereka untuk melewati proses naturalisasi.
Nama Jairo Riedewald sudah lama dikaitkan dengan timnas Indonesia.
Pemain berdarah Suriname-Ambon ini bahkan sempat menarik perhatian publik setelah memasang bendera Indonesia di bio Instagram pribadinya.
Gelandang yang pernah bermain di Premier League itu pernah menyampaikan bahwa ia terbuka untuk menjalani proses naturalisasi.
Baca Juga:Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Siapa Mampu Memikat John Herdman?Pemerintah Jamin Pasokan BBM Aman Jelang Idul Fitri Meski Selat Hormuz Ditutup
Selain itu, dua pemain yang telah lama bermain di Liga 1 Indonesia, yakni Ciro Alves dan David da Silva, juga disebut ingin menjadi bagian dari proyek Timnas Indonesia di masa depan.
Nama lain yang juga dikabarkan mempertimbangkan peluang naturalisasi adalah gelandang keturunan Eropa Jordy Wehrmann.
Sementara itu, bek muda klub Belanda FC Den Bosch, Damian van Dijk pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat berkomunikasi dengan federasi terkait peluang membela Indonesia.
Ia disebut diminta untuk terlebih dahulu mendapatkan pengalaman bermain di level profesional sebelum proses naturalisasi dapat dilanjutkan.
Pundit Eropa Akui Perkembangan Timnas Indonesia
Perkembangan pesat Timnas Indonesia juga mulai mendapat perhatian dari pengamat sepak bola internasional.
Salah satunya datang dari analis asal Slovenia, Jernej Kamensek yang menilai bahwa transformasi yang dilakukan Indonesia menunjukkan arah yang positif.
Menurutnya, kombinasi antara pemain lokal dan pemain diaspora telah menciptakan kekuatan baru yang sulit diprediksi oleh lawan.
Baca Juga:BI dan Kemenko Ekonomi Gelar AKSI KLIK, Tingkatkan Literasi Keuangan Kurangi KemiskinanLaporan Fitch Rating, Peringkat Kredit BBB Dipertahankan Demi Akselerasi Agenda Reformasi Struktural
Di bawah kepemimpinan John Herdman, gaya bermain Indonesia dinilai semakin modern, terorganisir, dan penuh energi.
Target besar untuk tampil kompetitif di AFC Asian Cup 2027 pun mulai dianggap realistis oleh sejumlah pengamat sepak bola.
Malaysia Akui Perbedaan Level dengan Indonesia
Di kawasan Asia Tenggara, perkembangan Timnas Indonesia juga mendapat sorotan dari negara tetangga.
Mantan Presiden Football Association of Malaysia, Hamidin Mohd Amin, pernah mengakui bahwa Indonesia memiliki keuntungan besar karena banyak pemain keturunan yang bisa memperkuat tim nasional.
Menurutnya, Indonesia dan Filipina memiliki lebih banyak opsi pemain diaspora dibandingkan Malaysia yang dinilai lebih terbatas.
