PASUNDANEKSPRES.CO – Kantor SAR Jakarta resmi menutup pencarian seluruh korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPA) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat Zona 4.
Langkah tersebut diambil oleh Kepala SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari usai menemukan total 13 korban terdiri dari tujuh meninggal dunia serta enam orang selamat.
Pada kejadian tersebut tidak hanya menimbun sejumlah pekerja, tetapi juga beberapa truk pengangkut sampah serta warung yang berada di sekitar lokasi pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 14.30 WIB.
Baca Juga:Daftar Rute Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Lengkap Jam Berlakunya, Pemudik Sikat Cuma 4 Hari7 Lokasi Rawan Macet saat Mudik Lebaran 2026 Jalur Tol Trans Jawa, Pemudik Awas Terjebak!
“Awalnya kami menerima laporan adanya korban tertimbun longsoran sampah. Tim SAR gabungan kemudian langsung melakukan proses pencarian dan pendataan korban berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga,” jelas Desiana di Bekasi pada Selasa, 10 Maret 2026.
Untuk mengetahui identitas dari tujuh korban meninggal dunia, Tim SAR Gabungan segera mengirim mereka ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan tambahan terkait korban hilang, operasi pencarian resmi dihentikan pada pukul 00.00 WIB.
“Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak ada lagi laporan orang hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” ujar Desiana.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun tim SAR gabungan, total korban dalam peristiwa ini mencapai 13 orang.
Korban selamat:
- Budiman
- Johan
- Safifudin
- Slamet
- Ato
- Dofir
Sementara itu, tujuh korban meninggal dunia, yakni:
- Enda Widayanti (25), pemilik warung
- Sumine (60), pemilik warung
- Dedi Sutrisno, sopir truk asal Karawang
- Irwan Supriatin, sopir truk
- Jussova Situmorang (38)
- Hardianto
- Riki Supriadi (40)
RENDIKA MARFIANSYAH.
