PASUNDANEKSPRES.CO – Salah satu produk anadalannya, Chery Tiggo Cross CSH Hybrid terbakar di Tol Cikampek arah Bekasi.
Peristiwa Tiggo Cross CSH terbakar ini menambah daftar permasalahan yang pernah dialami oleh Tiggo Cross CSH Hybrid.
Sebelumnya Tiggo Cross CSH Hybrid juga mengalami permasalahan pada sistem pengisian baterai, namun musibah kali ini menjadi permasalahan yang harus mendapatkan perhatian khusus.
Baca Juga:Update Ranking FIFA Rabu: Peringkat Timnas Indonesia Turun Lagi, Ini PenyebabnyaKDM Potong Jalur Panjang Pengajuan Program Renovasi Rumah, Bantuan Segera Bisa Diakses Online
Pasalnya, mobil yang mengalami kebakaran merupakan mobil baru yang masih menggunakan pelat nomor kendaraan sementara atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCKB).
Dari video yang beredar, terlihat bagian depan habis terbakar dan terlihat juga sebuah ledakan terjadi di bagian kabin depan.
Meskipun terbakar bagian tepan, dari video tersebut tidak terlihat api pada bagian kolong atau daerah posisi baterai yang digunakan oleh mobil hybrid ini.
Chery Tiggo Cross CSH Hybrid merupakan SUV yang mengabungkan antara teknologi internal combustion angine dengan teknologi listrik, selain menggunakan tenaga penggerak motor listrik mobil ini juga menggunakan mesin berbahan bakar minyak atau BBM.
Chery Sales Indonesia Angkat Bicara
Dengan peristiwa ini, PT Chery Sales Indonesia atau CSI angkat bicara dan menyampaikan dalam rilis resminya bahwa mereka telah mengambil langkah terhadap insiden tersebut.
CSJ menyatakan bahwa mereka telah memprioritaskan tahap investigasi awal bersama tim teknis di lokasi sesuai dengan standar dan prosedur inspeksi global.
Berdasarkan kronologi, kendaraan tersebut dikendarai untuk keperluan pengantaran internal, dari dealer menuju area penyimpanan.
Baca Juga:Bahlil Ngaku Mantan Sopir Angkot, Isi BBM 50 Liter per Hari Tangki Sudah PenuhBahlil Dapat Pemasok Minyak Mentah Pengganti Timteng, Amerika atau Rusia? Lihat Data Ini
Pengantaran ini merupakan proses yang tidak terkait pembelian atau perjalanan konsumen.
“Kami juga memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini,” tulisnya.
Berdasarkan hasil investigasi awal, pengemudi menyampaikan bahwa kendaraan berfungsi secara normal tanpa adanya notifikasi error pada sistem dashboard, dan mulai menepi setelah melihat adanya asap.
Sumber insiden dan kemunculan asap teridentifikasi berasal dari area bagian depan kendaraan.
Pada tahap investigasi ini, belum terdapat indikasi yang mengaitkan insiden dengan baterai maupun sistem kelistrikan, yang berada di bagian bawah kendaraan pada area tengah hingga belakang.
